Berita Belitung

Harga BBM Bakal Naik, Belitung Malah Masih Terkendala Kuota, Permintaan Tambahan Belum Buahkan Hasil

Permintaan tersebut telah disampaikan langsung ke Pertamina, bahkan permintaan secara pribadi Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok selaku Komisaris Utama.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Bupati Belitung, H Sahani Saleh 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Antrean pengendara di SPBU seputar Tanjungpandan terlihat berlangsung hampir setiap hari.

Menanggapi hal ini, Bupati Belitung, Sahani Saleh, mengatakan, kondisi tersebut lantaran kurangnya kuota. Beberapa kali permintaan penambahan pun sudah disampaikan, namun tak memberikan hasil.

"Sudah beberapa kali, gubernur pun minta tambah kuota. Tapi yah itulah. Sekarang presiden mau menaikkan harga, tapi bukan soal kenaikan harga, persoalan kuota yang kurang ini. Kalau kuota lengkap, baru berbicara masalah harga. Kalau kuota tidak lengkap, naik atau tidaknya harga yah begitu," kata lelaki yang akrab disapa Sanem ini, Senin (29/8/2022).

Sanem menyebut, pihaknya berulang kali bersurat ke anak perusahaan Pertamina untuk mengajukan penambahan kuota ke Pertamina.

Permintaan tersebut telah disampaikan langsung ke Pertamina, bahkan permintaan secara pribadi Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok selaku Komisaris Utama Pertamina.

" Pertamina sudah disampaikan, juga secara pribadi ke Ahok, minta tolong ditambah. Tapi alasannya dari (anak perusahaan Pertamina, red) karena sarana transportasi, pelabuhan hanya menunggu pasang surut air dan tidak bisa lebih dari 1.500 ton sekali angkut. Tangki mereka hanya persediaan cukup dua hari. Jadi transportasi yang jadi masalah," jelasnya.

Mengatasi kendala ini, pemerintah daerah pun memberikan lahan untuk membangun depo di Pelabuhan Tanjung Batu. Di lokasi itu dapat pula untuk Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE). Namun hal tersebut tak kunjung terlaksana.

Sanem juga menyebut jika tidak ada perubahan, dalam arti Pertamina tidak menambah tempat, maka kondisi kurangnya kuota BBM akan terus berlanjut.

"Karena alur kapal hanya segitu. Mudah-mudahan ke depan Pertamina bangun di sana, selesai itu baru bisa mengembangkan lebih jauh. Kalau belum, akan begini terus lah," tuturnya. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved