Mendagri Ancam Copot PJ Kepala Daerah Tak Bisa Atasi Inflasi, Babel Masih Urutan Ketiga di Indonesia

Tito Karnavian akan mengevaluasi PJ Kepala Daerah yang tak bisa mengatasi inflasi di daerahnya bahkan mengancam akan menggantikan PJ

Penulis: Hendra CC | Editor: Hendra
For Serambinews.com
Mendagri Muhammad Tito Karnavian ancam gantikan PJ yang tak bisa atasi inflasi di daerahnya 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA - Tingginya inflasi di daerah menjadi salah satu indikator kepala daerahnya kurang dalam menangani masalah ekonomi di daerah.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo ( Jokowi) menyoroti tingginya angka inflasi di beberapa daerah di Indonesia.

Tiga provinsi yang mengalami inflasi urutan pertama provinsi Jambi dengan 8,55 persen, urutan ketiga Provinsi Sumatera Barat dengan 8,01 dan provinsi ketiga adalah Kepulauan Bangka Belitung dengan 7,7 persen.

Terkait peringatan dari Presiden Jokowi ini, Menteri Dalam Negeri ( Mendagri) Tito Karnavian mengatakan inflasi menjadi isu proritas untuk diatasinya.

Khusus para pemerintah daerah agar bisa menganangi inflasi di daerahnya masing-masing.

Diketahui tak semua kepala daerah di Indonesia berasal dari hasil pemilihan umum.

Salah satunya adalah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang kini dipimpin oleh Penjabat Gubernur (PJ)

Tito mengingatkan agar para PJ untuk bekerja benar-benar mengatasi inflasi di daerah yang dipimpinnya.

Dia menegaskan bahwa jika PJ tidak bisa menangani inflasi maka akan dilakukan evaluasi.

Bahkan Tito menyebutkan ia tak segan untuk mengganti PJ tersebut bila memang dirasakan perlu.

“Kalau dia Pj, itu salah satu bahan dari kita untuk menilai mengevaluasi, bila perlu ganti,” kata Tito Karnavian selepas Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Jakarta, Selasa (30/8/2022).

Sedangkan untuk kepala daerah yang dipilih melalui pemilu pun akan diberikan peringatan terkait penanganan inflasi di daerahnya masing-masing.

Menurut Tito, hal itu bertujuan agar masyarakat mengetahui kualitas pemimpin yang mengepalai pemerintahan di daerahnya.

“Supaya masyarakat paham bahwa ini apa pemimpin seperti ini mau dipilih? Saya kira begitulah. Nah ini tujuan kita seperti itu,” ujarnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved