TKI

Curhat TKI Taiwan, Nangis hingga Sesak karena Dimarahi Majikan, Majikannya Nenek Suka Ngadu

Curhat TKI Taiwan, nangis hingga sesak karena dimarahi majikan, nenek yang dijaga suka ngadu berlebihan

Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Hendra
YouTube Upi Nitasari
Curhat TKI Taiwan, nangis hingga sesak karena dimarahi majikan, nenek yang dijaga suka ngadu berlebihan 

POSBELITUNG.CO -- Resiko bekerja ikut orang, tentu harus banyak sabar dan menahan perasaan.

Itulah yang terjadi pada seorang TKI perempuan atau TKW bernama Upi Nitasari.

Melalui kanal YouTube pribadinya, Upi Nitasari membagikan kisah pilunya.

"Jadi ini weekend, Sabtu, malam Minggu, dan seperti biasa masak banyak, udah gitu nenek ku hobinya ngadu," ujar Upi dengan berurai air mata.

"Kadang-kadang aku juga capek, capek hati, capek tenaga. Kalau misalkan capek tenaga gapapa, tidur bangun lagi trus sembuh, tapi kalau capek hati?" kata Upi.

TKI perempuan ini memang aktif di kanal YouTube, ia kerap membagikan aktivitas kesehariannya di platform digital tersebut.

Namun kali ini, konten yang ia bagikan berbeda, ia tampil dengan wajah sembab dan berurai air mata.

"Aku jarang banget ya bikin video nangis, bukannya lebay. Kalian liat aku strong banget, aslinya mah nggak," ungkap Upi.

"Cari uang di negeri orang itu nggak mudah, harus sabar yang luar biasa," sambung Upi.

Ternyata usut punya usut, TKI perempuan ini baru saja dimarahi oleh majikannya, yakni anak dari nenek yang ia jaga.

Nenek tersebut mengatakan kepada anaknya bahwa Upi tidak mengurusnya, sehingga majikan Upi menegur TKI perempuan ini.

"Capek, si mbahnya kan ngadu sana-sini, diomelin sana-sini, ya aku tidak se-strong yang kalian pikir," kata Upi bercerita.

"Tadi habis marah, nenek ku ngomong dilebih-lebihin, katanya aku nggak jaga dia. Aku udah ngomong semuanya juga, percuma, " ungkap Upi.

"Namanya majikan itu selalu benar dan TKW itu salah," sambungnya lagi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved