Wisata Belitung
Pantai Batu Bedil, Batu Legenda yang Dapat Mengeluarkan Suara Gemuruh
Pantai Batu Bedil, batu legenda yang dapat mengeluarkan suara gemuruh, yang memiliki bentuk seperti kapal terbalik.
POSBELITUNG.CO -- Pantai Batu Bedil terletak di Desa Sungai Padang, Kecamatan sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Pantai Batu Bedil berada sekitar 47 km dari pusat Kota Tanjung Pandan.
Anda yang ingin berkunjung ke Pantai Batu Bedil, harus menempuh perjalanan kurang lebih selama 45 menit.
Akses jalan menuju Pantai Batu Bedil dapat dikatakan belum cukup baik.
Hal ini disebabkan masih adanya jalanan yang belum beraspal.
Jalan akan makin sulit dilalui saat musim hujan, karena pada musim ini, jalanan akan menjadi berlumpur.
Saat jalanan dalam kondisi berlumpur maka sangat disarankan Anda untuk menggunakan mobil offroad agar bisa melaluinya dengan baik.
Kendati demikian, pantai ini telah didukung dengan amenitasnya, yakni fasilitas di luar akomodasi, berupa tempat makan.
Pantai Batu Bedil ini merupakan pantai yang cukup menarik untuk dikunjungi, lanataran menawarkan pesona pantai yang sangat memukau,
dengan pasir pantai berwarna putih dan air laut yang jernih, serta panoramanya yang sangat indah.
Tidak hanya itu, berkunjung ke pantai ini, Anda akan banyak menemukan jejak sejarah atau legenda yang masih dapat dilihat dengan nyata.
Dilansir dari situs resmi Dinas Pariwisata Kabupaten Belitung, Pantai Batu Bedil merupakan salah satu Geosite dalam Geopark Belitung.
Masyarakat menamai pantai ini dengan nama Pantai Batu Bedil karena karakternya yang unik.
Saat angin kencang, Pantai Batu Bedil akan mengeluarkan suara seperti tembakan senjata atau lebih tepatnya seperti suara meriam.
Suara meriam ini muncul dari ombak pantai yang menerjang lubang pada batu granit besar yang ada di Pantai Batu Bedil.
Melihat dari kanal YouTube Belitung Island, Pantai Batu Bedil ini adalah batu legenda yang bentuknya seperti kapal terbalik.
Masyarakat setempat meyakini bahwa bebatuan ini dapat mengeluarkan bunyi ketika ada kapal-kapal yang masuk ke perairan utara Pulau Belitung ini.
Setelah ditelusuri ternyata memang ada lubang kosong di bawah batu, atau dapat disebut batu kopong atau batu pong.
Jika permukaan batu tersebut dipukul-pukul dengan kayu maka akan terdengar bunyi dung-dung yang bergema dan nyaring seperti alu.
Sekarang di batu kopong atau batu pong tersebut sudah ada penandanya yang menunjukkan telak di mana bagian yang berbunyi dung-dung tersebut jika dipukul.
Selain itu, di Pantai Batu Bedil juga terdapat perigi atau sumur beracun dengan diameter sekitar 50 cm dan kedalaman satu meter.
Sumur ini berada di atas batu, yang konon katanya sumur beracun ini sudah ada sejak abad ke-17.
Hingga saat ini, air di sumur beracun masih tetap ada, namun masyarakat sekitar tidak ada yang berani untuk meminum airnya.
Lantaran kerpercayaan terkait air yang beracun tersebut masih terus mereka percaya dan lestarikan.
Berdasarkan cerita turun temurun, zaman dulu perigi ini dipakai sebagai salah satu senjata perangkap bagi para bajak laut yang datang merapat ke Pulau Bedil ini.
Setelah mereka minum air sumur tersebut maka akan mati dan sakit.
Pantai Batu Bedil memiliki pemandangan Pulau Limau Sering yang ada dihadapannya.
Palau Limau Sering sendiri bisa dikunjungi dengan cara menyeberangnya melalui jembatan pasir.
Di pantai ini juga menghadirkan spot snorkeling yang tidak jauh dari bibir pantai.
Keunikan lainnya dari Pantai Batu Bedil adalah adanya batu granit yang berbentuk hati.
Batu berbentuk hati yang kemudian disebut batu love di Pantai Batu Bedil ini memiliki diameter satu meter.
Anda bisa menjumpai batu love ini di bagian timur pesisir Pantai Batu Bedil.
Meskipun masih menjadi misteri, batu love ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung Pantai Batu Bedil.
(Posbelitung.co/Fitri Wahyuni)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20220908-wisata-belitung-pantai-batu-bedil-6.jpg)