Berita Pangkalpinang

Gairahkan Sektor Pariwisata, Masjid Agung Kubah Timah Bakal Dibuatkan Film

Molen menuturkan, rencananya sejarah pembangunan Masjid Agung Kubah Timah akan dijadikan film.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Tedja Pramana
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Pemerintah Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung berencana mengembangkan film destinasi wisata di daerah itu. Hal ini untuk menggairhkan sektor wisata Kota Pangkalpinang.

Hal itu setelah pihaknya bertemu dengan perwakilan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di La Terrasse Bistro Pangkalpinang, Jumat (9/9/2022).

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil mengatakan, rencana tersebut dirasa tepat lantaran daerah ini memiliki sejumlah destinasi unggulan yang menawan untuk dikunjungi traveler. Hal ini juga untuk memperkenalkan Kota Pangkalpinang ke kancah nasional dan internasional.

"Ini bisa membantu kita memperkenalkan Pangkalpinang nasional maupun internasional," kata Maulan Aklil kepada Bangkapos.com, Jumat (9/9/2022).

Maulan Aklil yang biasa dipanggil Molen menuturkan, rencananya sejarah pembangunan Masjid Agung Kubah Timah akan dijadikan film. Dimana Masjid itu diklaim menjadi satu-satunya rumah ibadah umat muslim yang kubahnya terbuat dari timah.

Sehingga nantinya sejarah pembangunan masjid itu bisa menjadi cerita bagi anak cucu masyarakat Kota Pangkalpinang. Bahkan bisa melukiskan sejarah baru di Indonesia dengan keberadaan masjid itu. Sekaligus branding atau memperkuat citra ibukota Bangka Belitung ini.

"Terkait Masjid Agung kuba timah kenapa tidak kita buat film ilustrasi. Ini akan jadi cerita anak cucu kita nanti, juga secara nasional internasional, ada sebuah Masjid Agung Timah yang satu-satunya di dunia," beber dia.

Di samping itu lanjut Molen, Kemenparekraf sendiri siap membantu pemerintah kota untuk mempromosikan Pangkalpinang dari segi pariwisata. Sejauh ini sudah banyak digital marketing (Pemasaran digital) untuk mempromosikan sektor pariwisata.

Berikut juga untuk mengembangkan ekonomi kreatif (Ekraf) kembali terwujud lewat pagelaran festival film. Maka dari itu pihaknya akan menjalin kerjasama dengan Kemenparekraf untuk memperkenalkan Pangkalpinang.

"Kerjasama mereka ini lebih kepada media sosial (Medsosnya-Red) yang bisa membantu kita memperkenalkan Pangkalpinang ke nasional maupun internasional," ujar Molen.

Meski begitu kata Molen, pemerintah kota telah memiliki strategi sendiri untuk mendongkrak sektor pariwisata. Mulai dari menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan partisipasi masyarakat serta pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Imbasnya sendiri akan kondisi sosial, ekonomi dan politik akan semakin membaik.

Pihaknya juga optimis, apabila pembuatan film Masjid Agung Kubah Timah dapat terealisasi mampu menyaingi film Laskar Pelangi yang membuat branding Pulau Belitung.

"Mudah-mudahan mudah-mudahan melebihi Laskar Pelangi, namanya juga target. Tapi kita tujuannya adalah mempromosikan Pangkalpinang secara khusus dan Bangka Belitung secara umum," kata politikus PDI-P ini.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved