Berita Pangkalpinang

Kawasan Tugu Ketam Remangok, Destinasi Wisata Baru dan Unggulan di Pangkalpinang

Keberadaan tugu itu dan pembangunan sektor ekonomi menandai upaya pengembangan kota ke arah pinggiran.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Tedja Pramana
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil saat berfoto bersama dengan para pegawainya di kawasan Tugu Ketam Remangok saat menghadiri acara Remangok Maknyus di kawasan Tugu Remangok, Kamis (15/9/2022) sore. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Tugu Ketam Remangok di Kelurahan Selindung atau kawasan Jalan raya Pangkalpinang-Sungailiat bakal menjadi destinasi wisata baru dan unggulan di daerah itu.

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil mengatakan, kawasan Tugu Ketam Remangok atau tugu Kepiting Bakau ini selain menjadi ikon dan memperindah wajah kota, akan dijadikan sebagai destinasi wisata dan sekaligus titik ekonomi baru. Dimana kawasan tersebut akan dijadikan tempat kuliner khas bakau yakni kepiting.

Kepiting merupakan salah satu komoditi unggulan di daerah itu. Sumberdaya kepiting yang melimpah ditandai dengan adanya lapak-lapak pedagang kepiting bakau di sekitar kawasan tugu.

"Iya betul ini nanti ada restoran bakau, jadi orang yang mau makan kepiting bakau seafood (Makanan laut-Red) segala macam segala macam ada di sini," kata dia usai menghadiri acara Remangok Maknyus di kawasan Tugu Remangok, Kamis (15/9/2022) sore.

Maulan Aklil mengungkapkan, keberadaan tugu itu dan pembangunan sektor ekonomi menandai upaya pengembangan kota ke arah pinggiran. Dimana sebelumnya pemerintah kota telah bekerja sama dengan perusahaan ritel.

Di dekat tugu kepiting itu akan dibangun pasar ikan dan buah. Pembangunan itu diharapkan dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus mengangkat citra pariwisata Kota Pangkalpinang.

"Insya Allah bulan depan untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM-Red) sudah bisa berjualan di sana. Lampu-lampu kita pasang, pohon dipercantik, pelan-pelan kita bangun menjadi satu titik kawasan baru ekonomi," terang Molen sapaan akrabnya.

Molen memaparkan, dirinya memang tengah memperbanyak kawasan ekonomi yang ada di Pangkalpinang. Hal ini supaya geliat perekonomian masyarakat merata dan tidak terpusat di satu titik. Imbasnya nanti akan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Dimana di setiap kecamatan sudah ada titik ekonomi, seperti di Kecamatan Girimaya ada Destar Point. Lalu, di Kecamatan Rangkui ada Taman Mandara, Kecamatan Gerunggang ada Taman Dealova, Kecamatan Taman Sari ada Alun-alun Taman Merdeka dan Wilhelmina Park atau Taman Sari.

Kecamatan Pangkalbalam ada Pangkalarang, Kecamatan Gabek ada Ketam Remangok dan Kecamatan Bukit Intan ada kawasan perekonomian yang sedang dibangun di kawasan Kelurahan Air Itam.

"Nanti di Tugu Ketam kalau ini lebih kepada destinasi wisata dan kuliner sungai sungai payau. Ada yang lagi pengembangan, tetapi masih rahasia," ujarnya.

Kendati demikian kata Molen, dalam pengembangan nantinya pemerintah kota akan menggandeng dan memberdayakan masyarakat sekitar kawasan Tugu Ketam Remangok. Terutama nelayan penghasil seafood dan kepah atau kerang laut untuk meningkatkan taraf perekonomiannya.

Sehingga nantinya wisatawan yang datang ke Pangkalpinang merasa belum afdol jika belum berkunjung ke kawasan itu. Dalam waktu dekat kawasan itu akan ditata, mulai dari pemasangan konblok dan pembuatan jalan.

"Target wisatawan dari mana saja semua yang datang ke sini belum lengkap rasanya kalau dalam datang ke sini (Tugu Remangok). Jadi ini salah satu titik ekonomi baru di kita dan wisata baru," kata Molen.

(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved