Berita Pangkalpinang

Keren, Selama Lima Hari Perputaran Uang di Food Milenial Festival Pangkalpinang Capai Rp 10 Miliar

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil gembira karena perputaran uang selama rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-265 Kota Pangkalpinang puluhan miliar.

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: nurhayati
Dok/Prokopim
Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil dan Founder FMF, Monica Haprinda didampingi Sekretaris Daerah, Radmida Dawam serta Bank Sumsel Babel saat membuka Food Milenial Festival (FMF) di Alun-alun Taman Merdeka, Selasa (13/9/2022). 

POSBELITUNG.CO -- Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil gembira karena perputaran uang selama rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-265 Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung ditaksir mencapai puluhan miliar rupiah.

Selama rangkaian lebaran kuliner atau Food Milenial Festival atau FMF selama lima hari mulai tanggal 13 - 17 September 2022 kemarin perputaran uang mencapai diprediksi mencapai sekitar Rp10 miliar.

Hal ini didapat dari estimasi jumlah transaksi serta jumlah pengunjung FMF.

“Perkiraan saya sampai Rp10 miliar untuk selama lima hari uang yang beredar selama FMF,” kata Maulan Aklil kepada Bangkapos.com, Minggu (18/9/2022).

Baca juga: Budi Doremi Meriahkan HUT Pangkalpinang, Wali Kota : Insya Allah Tahun Depan Lebih Heboh lagi

Baca juga: Wisata Belitung: Arkillaa Mangrove Lounge Santai Nikmati Pemandangan Sunset dari Caffee Terapung

Maulan Aklil memaparkan, berdasarkan laporan dari Bank Sumsel Babel yang merupakan sponsor FMF dalam transaksi TapCash atau kartu uang elektronik pengganti uang tunai yang dapat diisi ulang mencapai Rp3,7 miliar selama lima hari.

Di mana selama FMF sebanyak 250 pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang ikut berpartisipasi disediakan transaksi elektronik berupa TapCash dan QRIS.

Selain itu, juga masih menggunakan transaksi secara manual, sehingga diestimasi perputaran uang mencapai Rp10 miliar melalui TapCash dan manual.

“Perputaran uang melalui TapCash selama lima hari Rp3,7 miliar padahal itu macet-macet. Belum yang cash dan kami yakin yang cash itu lebih besar dari TapCash,” jelas Molen sapaan akrabnya.

Lebih jauh lanjut dia, selama pagelaran FMF ia tak menampik banyak pelaku usaha yang meraup keuntungan.

Hal ini lantaran kunjungan masyarakat cukup tinggi ke lebaran kuliner ala Pangkalpinang ini.

Tentunya momentum seperti ini dapat kembali menggeliatkan para pelaku UMKM.

Baca juga: Tour of Kemala Belitong 2022 Sukses Bangkitkan Semangat UMKM Lokal dengan Balap Sepeda

Baca juga: Polisi Tangkap 67 Orang Penambang Ilegal, Kades Sukamandi: Sudah Sepatutnya Ditangkap

Bahkan berdasarkan laporan panitia tak ayal para UMKM dapat meraup keuntungan puluhan juta rupiah selama lima hari FMF.

“Ada yang kemarin pelaku UMKM kita sampai mendapat keuntungan Rp150 juta dalam satu malam. Ini luar biasa,” ungkapnya.

Oleh karena itu kata Molen, pihaknya akan terus menggeliatkan perekonomian di Pangkalpinang melalui memperbanyak kegiatan-kegiatan yang langsung menyentuh kepada masyarakat sampai akhir tahun 2022 mendatang. Mulai dari FMF dan kegiatan lainnya.

Sebagai kepala daerah, ia juga siap membantu para pelaku usaha yang ingin mengajukan kredit usaha rakyat atau KUR ke Bank Sumsel Babel.

Di mana pembiayaan ini tidak menyusahkan, bahkan dirinya siap memfasilitasi.

“Untuk KUR itu bisa kok, enggak ribet, tergantung mau ambil KUR-nya yang bentuk apa. Ini upaya pemerintah kota dengan Bank Sumsel Babel. Kalau ada yang mau kita bisa bantu fasilitasi. Yang penting kelompoknya jelas dan segala macam,” pungkas Molen

(Bangkapos.com/Cepi Marliant

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved