Perang Rusia dan Ukraina

Amerika dan Inggris Dinilai Penjahat Perang, Rutin Pasok Rudal ke Ukraina untuk Membunuh Warga Sipil

Amerika Serikat dan Inggris cuma cari untung, jadi kaki tangan kejahatan Kyiev rela kirim rudal ke Ukraina untuk membunuh warga sipil

Editor: Hendra
US Army
Sistem peluncur roket terbaru buatan AS bernama M142 HIMARS diberikan Presiden Amerika Serikat Joe Biden Ukraina membantu melawan Rusia 

POSBELITUNG.CO -- Peran pihak barat membantu Ukraina sangatlah besar untuk melawan Rusia.

Negara yang sangat ngotot untuk memasok senjata ke Ukraina adalah Amerika Serikat dan Inggris.

Keterlibatan pihak barat khususnya Amerika Serikat dan Inggris yang memasok senjata ke Ukraina mendapat kritikan. 

Amerika Serikat dan Inggris pun dinilai sama-sama penjahat perang.

Kedua negara ini turut membantu mengirimkan senjata, seolah Amerika Serikat dan Inggris setuju membunuh warga sipil.

Kritikan ini datang dari Deputi Pertama Perwakilan Tetap Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Dmitry Polyansky.

Ia mengatakan pihak barat sangat inten memasok senjata berskala besar ke Ukraina.

Hal ini tak ubahnya menjadi kaki tangan Ukraina untuk membunuh warga sipil.

"Memberikan artileri jarak jauh dan peluncur roket kepada rezim Kyiv, membuat mantan mitra Barat kami menjadi kaki tangan kejahatan Nazi- Ukraina terhadap warga sipil," tulis Polyansky di akun Twitternya, Minggu (18/9/2022).

"Menjijikkan bahwa pasokan senjata adalah proyek bisnis yang menguntungkan bagi AS dan Inggris," imbuhnya.

"Di mana 'nilai-nilai Barat' yang terkenal itu?," katanya.

Seperti diketahui, ada 24 Februari, Presiden  Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer khusus sebagai tanggapan atas permintaan bantuan oleh para kepala republik Donbass.

Dia menekankan bahwa Moskow tidak memiliki rencana untuk menduduki wilayah Ukraina, tetapi bertujuan untuk demiliterisasi dan denazifikasi negara tersebut.

Setelah itu, Amerika Serikat, Uni Eropa, dan Inggris memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap individu dan badan hukum  Rusia.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved