Berita Kriminalitas

Dipicu Dendam, Pemuda Belitung Ini Nekat Ketapel Korban dengan Anak Panah

Dipicu rasa dendam, TN alias Tio (20) nekat melesatkan anak panah menggunakan ketapel hingga mengenai tubuh korban bagian belakang Senin (12/9/2022).

Penulis: Dede Suhendar | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Kasi Penmas Sihumas Polres Belitung Ipda Belly Pinem dan Kanit Pidum Ipda Yandha Aditya Prayoga menunjukkan barang bukti kasus dugaan penganiayaan pada Selasa (20/9/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG-- Dipicu rasa dendam, TN alias Tio (20) nekat melesatkan anak panah menggunakan ketapel hingga mengenai tubuh korban bagian belakang pada Senin (12/9/2022) malam lalu.

Akibatnya korban berinisial Z warga Desa Aik Pelempang Jaya itu mengalami luka tusuk tepatnya di punggung belakang sebelah kanan.

Korban kemudian melaporkan kejadian dugaan tindak pidana penganiayaan itu ke Mapolres Belitung.

"Dendam, dia isak (pernah) nusuk aku beberapa bulan lalu," ungkap  pelaku kepada awak media saat konfrensi pers di Mapolres Belitung pada Selasa (20/9/2022).

Baca juga: Sat Res Narkoba Polres Belitung Bersama Loka POM Ungkap Penjual Tramadol 3000 Butir Tanpa Izin

Baca juga: Bupati Belitung Sahani Saleh Sudah Kantongi Nama-nama Pejabat Baru Eselon II Hasil Lelang

Kasi Penmas Sihumas Belitung'>Polres  Belitung Ipda Belly Pinem menjelaskan kejadian berawal saat korban berboncengan motor bersama rekannya melintas di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Tanjungpandan pada Senin (12/9/2022) sekitar pukul 23.00 WIB.

Ketika melintas di depan Toko AA Collection, pelaku bersama rekannya datang dari arah belakang.

Tiba-tiba pelaku melontarkan anak panah menggunakan ketapel hingga menggenai punggung belakang korban.

Baca juga: Pantai Tanjung Tinggi, Wisata Populer di Pulau Belitung, Romantisme Pantai dengan Bebatuan Granit

Keesokan harinya, korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Belitung sekitar pukul 17.00 WIB.

"Laporan korban diterima pada hari Selasa dan setelah dilakukan pemanggilan, pelaku menyerahkan diri sekitar pukul 17.20 WIB," kata Pinem.

Menurutnya pelaku diancam Pasal 351 ayat (1) KUHPidana tentang penganiayaan.

( Posbelitung.co/Dede Suhendar)

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved