Berita Kriminalitas

Berawal dari Kehilangan Handphone, Rudi Dianiaya Tiga Rekannya, Dua Pelaku Tertangkap Satu Masih DPO

ajaran Satreskrim Polres Belitung kembali mengamankan pelaku tambahan kasus penganiayaan yang terjadi di rumah kontrakan

Penulis: Dede Suhendar | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Kasi Penmas Sihumas Polres Belitung Ipda Belly Pinem (kiri) bersama Kanit Pidum Ipda Yandha Aditya Prayoga saat menggelar konfrensi pers pada Rabu (21/9/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Jajaran Satreskrim Belitung'>Polres  Belitung kembali mengamankan pelaku tambahan kasus penganiayaan yang terjadi di rumah kontrakan Jalan Bhineka, Desa Air Merbau, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Kasi Penmas Sihumas Belitung'>Polres  Belitung Ipda Belly Pinem mengatakan terduga pelaku penganiayaan berjumlah tiga.

Pelaku pertama, Ferry diamankan pada tanggal 4 September lalu, pelaku kedua FA menyerahkan diri ke Mapolres Belitung sedangkan pelaku terakhir masih DPO.

"Untuk tersangka ada tiga orang dan satu masih DPO. Pertama diamankan tanggal 4 September dan kedua menyerahkan diri diantar orang tuanya," kata Pinem kepada Posbelitung.co pada Rabu (21/9/2022).

Baca juga: Jembatan Jalan Murai II Hampir Putus, Hanya Bisa Dilewati Kendaraan Roda Dua

Baca juga: Perekrutan Panwaslu dan Panwascam di Belitung Timur Telah Buka, Begini Persyaratannya

Ia menjelaskan kejadian berawal saat pelaku Ferry kehilangan handphone di kontrakan korban Rudi beberapa waktu lalu.

Memang antara korban dan pelaku sering berkumpul di kontrakan tersebut.

Kemudian, pada tanggal 4 September 2022, pelaku bersama dua rekannya mendatangi kontrakan korban sekitar pukul 01.30 WIB.

Pelaku bertanya keberadaan handphonenya kepada korban yang saat itu keluar bersama istrinya.

"Korban menjawab tidak tahu. Karena tidak puas, ketiga pelaku langsung memukuli korban menggunakan bambu, kayu dan batu yang diambil di sekitar lokasi kejadian," ungkap Pinem.

Baca juga: Molen akan Umrah, Bakal Tunjuk Radmida Plt Wali Kota Pangkalpinang

Baca juga: Pekerja Mengeluh Gaji Seadanya, Biaya Hidup Kian Melambung, Berharap Pemerintah Naikan UMP

Korban beserta istrinya berlari menuju rumah pemilik kontrakan meminta pertolongan.

Ketika pemilik kontrakan datang, ketiga pelaku melarikan diri.

"Kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Belitung," katanya.

Pinem menambahkan kedua pelaku yang sudah diamankan diancam Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan. ( Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved