Advertorial

Cegah Stunting dari Hulu, Kolaborasi DPC Perempuan Bangsa dan BKKBN Bangka Belitung

Dewan Pengurus cabang Perempuan Partai Kebangkitan Bangsa kab Belitung bekerjasama dengan BKKBN Prov Babel

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: nurhayati
Ist
Perwakilan komisi IX dan BKKBN foto bersama dengan peserta sosialisasi 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Dewan Pengurus Cabang (DPC) Perempuan Bangsa, Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) Kabupaten Belitung bekerja sama dengan Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), menggelar Sosialisasi Pencegahan Stunting dari Hulu Bersama Mitra Kerja.

Acara berlangsung di Gedung Serba Guna Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung, Sabtu (17/9/2022).

Kegiatan diikuti 100 kader stunting dari Kecamatan Tanjungpandan, Badau, dan Kecamatan Sijuk. Turut serta juga perwakilan Muslimat NU Belitung dan segenap pengurus DPC Perempuan Bangsa.

Ketua DPC PKB Belitung Ira Maghfiroh mengatakan, sosialisasi ini merupakan program yang diusulkan Komisi IX DPR RI Bidang Kesehatan.

Adapun pematerinya utusan Kepala Perwakilan BKKBN Bangka Belitung Fajar Supriyadi Sentosa dan Kepala DP PKBPMD Kabupaten Belitung Salman Alfarisi.

"Materi yang disampaikan dengan cara ceramah ini membahas permasalahan terkait menikah di usia yang tepat, serta stunting sebagai penyebab tumbuh kembang anak yang tidak optimal," jelas Ira.

Perwakilan komisi IX dan BKKBN foto bersama dengan peserta sosialisasi
Perwakilan komisi IX dan BKKBN foto bersama dengan peserta sosialisasi (Ist)

Pada kesempatan itu, lanjut Ira, juga dibahas langkah-langkah pencegahan stunting. Di antaranya memberi pendampingan oleh kader maupun tenaga kesehatan terhadap generasi muda yang sudah siap berumah tangga.

"Dua atau tiga bulan sebelum pernikahan itu ada pendampingan dari bidan ataupun dari layanan kesehatan Puskesmas. Tujuannya supaya orang-orang sebelum menikah itu benar-benar tidak ada penyakit ataupun riwayat yang membahayakan kelahiran nantinya,” ungkap Ira.

Ia menambahkan, dari kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan informasi dan edukasi kepada seluruh kader posyandu mengenai stunting dan gizi anak.

Nantinya mereka mampu mendampingi dan mengedukasi gizi dan asupan makanan yang sehat kepada anak, sehingga pertumbuhan masa generasi emas semakin optimal.

“Harapannya stunting di Kabupaten Belitung bisa menurun dari angka 14 persen, beber Ira.

(*/advertorial)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved