Perang Rusia dan Ukraina

Gawat Vladimir Putin Murka, Gunakan Segala Cara untuk Menang, Joe Biden Khawatir Perang Dunia 3

Vladimir Putin perintahkan kerahkan seluruh kekuatan militer untuk mempertahankan negaranya dari ancaman Ukraina dan barat

Editor: Hendra
Southfront.org via Tribunnews.com
Howitzer Malka 2 senjata utama Rusia menggunakan peluru kaliber 202 mm yang menghancurkan infrantri Ukraina di wilayah Donbass. 

POSBELITUNG.CO -- Perang Rusia dan Ukraina makin memanas.

Apalagi sejak beberapa wilayah yang direbut Rusia berhasil direbut lagi oleh Ukraina.

Sementara itu Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan bahwa dalam perang melawan Ukraina ia akan tetap pada tujuan utamanya.

Tak ingin tujuan utamanya gagal, Rabu (21/9/2022), Vladimir Putin pun mengumumkan mobilisasi militer parsial secara besar-besaran.

Pengumuman datang saat pasukan  Rusia memerangi serangan balasan  Ukraina yang telah merebut kembali beberapa wilayah pendudukan.

Dalam pidato yang disiarkan televisi ke negara itu, Putin mengatakan mobilisasi parsial dari 2 juta pasukan cadangan militernya adalah untuk mempertahankan  Rusia dan wilayahnya.

Putin mengklaim Barat ingin menghancurkan Rusia dan tidak menginginkan perdamaian di Ukraina.

"Jika integritas teritorial negara kami terancam, kami menggunakan semua cara yang tersedia untuk melindungi rakyat kami, ini bukan gertakan," kata Putin, seperti dilansir CNA.

Putin mengatakan tujuannya adalah untuk membebaskan wilayah Donbas di Ukraina timur.

Dia juga mengatakan bahwa kebanyakan orang di wilayah yang berada di bawah kendali  Rusia tidak ingin diperintah oleh Kyiv.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved