UU Perlindungan Data Pribadi Resmi Disahkan DPR, Berikut Ini Isi, Larangan Serta Sanksi di UU PDP

Berdasarkan UU Perlindingan Data Pribad, yang menyebarkan data pribadi orang tanpa izin dikenakan sanksi, berikut ini isi lengkap UU PDP

Penulis: Hendra CC | Editor: Hendra
NET
Ilustrasi hacker pencuri data pribadi 

Sanski dalam UU Perlindungan Data Pribadi:

Pasal 67:

Sanksi bagi pelaku yang memperoleh atau mengumpulkan data pribadi yang bukan miliknya adalah pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 5 miliar.

Sanksi bagi pelaku yang mengungkapkan data pribadi yang bukan miliknya adalah pidana penjara paling lama 4 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 4 miliar. 

Sanksi bagi pelaku yang menggunakan data pribadi yang bukan miliknya adalah pidana penjara paling lama 5 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 5 miliar. 

Pasal 68:

Sanksi bagi pelaku yang memalsukan data pribadi adalah pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau pidana denda paling banyak Rp 6 miliar. 

Jenis Data Pribadi Menurut UU Perlindungan Data Pribadi ( UU PDP)

Ada dua jenis data pribadi yang diatur dalam Pasal 4 UU PDP.

1. Data pribadi yang bersifat spesifik:

  • Data dan informasi kesehatan
  • Data biometrik
  • Data genetika
  • Catatan kejahatan
  • Data anak
  • Data keuangan pribadi
  • Data lainnya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

2. Data pribadi yang bersifat umum:

  • Nama lengkap
  • Jenis kelamin
  • Kewarganegaraan
  • Agama
  • Status perkawinan
  • Data Pribadi yang dikombinasikan untuk mengidentifikasi seseorang.

Artikel ini sebagian telah tayang di Kompas.com 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved