Berita Belitung

Lantik Pengurus Badan Wakaf, Bupati Belitung: Inventarisir Harta Wakaf Agar Tak Bermasalah

Terutama dalam menginventarisir wakaf agar memiliki administrasi yang jelas agar tak bermasalah di kemudian hari.

Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Bupati Belitung, H Sahani Saleh saat melantik pengurus BWI Kabupaten Belitung, Kamis (22/9/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Bupati Belitung, H Sahani Saleh melantik pengurus Badan Wakaf Indonesia (BWI) Belitung di Gedung Pusat Layanan Haji dan Umrah Terpadu (PLHUT) Kementerian Agama, Kamis (22/9/2022).

Pengurus masa bakti 2022-2025 ini selanjutnya akan menjalankan tugas dalam mengelola zakat.

Selepas melantik pengurus, pria yang akrab disapa Sanem ini berpesan agar BWI Belitung dapat menjalankan tugas secara baik. Terutama dalam menginventarisir wakaf agar memiliki administrasi yang jelas agar tak bermasalah di kemudian hari.

"Nanti pengelolaannya harus memiliki administrasi yang jelas agar tidak ada masalah di kemudian hari. Barang wakaf ini kan ahli waris putus, makanya jangan sampai ada masalah. Kalau sudah diwakafkan, hak ahli waris putus, tinggal nadzir yang mengelola barang wakaf tersebut," katanya.

Kepengurusan Badan Pelaksana BWI Belitung diketuai oleh Huniyadi dan diwakili M Amin Nasution. Sedangkan Sekretaris BWI Belitung Marwandi dan Bendahara Nilayati.

Selanjutnya ada lima bidang yakni Bidang Pembinaan Nadzir yang diketuai Suyanto, Pengelola dan Pemberdayaan Wakaf Ahmad Tibroni, serta Hubungan Masyarakat Hendra Zairina.

Juga Bidang Kelembagaan dan Hukum Apka Qoriyanto serta Penelitian dan Pengembangan Wakaf Sulfi Imron.

Sedangkan Dewan Pertimbangan BWI Belitung diketuai Masdar Nawawi serta anggota Imam Syafei dan M Dahlan Husin.

Ketua BWI Belitung, Huniyadi mengatakan pasca dilantik pihaknya akan merealisasikan sejumlah rencana. Di antaranya melakukan sosialiasi terkait wakaf kepada masyarakat melalui majelis taklim.

"Di masyarakat ini kadang bukan tidak mau wakaf, tapi tidak mengerti. Makanya ini menjadi sasaran kepada masyarakat, maka kami akan sosialisasi di lima kecamatan," ujarnya.

Selanjutnya juga akan melakukan penataan nadzir agar mengerti pengelolaan harta wakaf. Hal tersebut juga agar tidak timbul persoalan kemudian hari karena kurangnya pengetahuan nadzir.

Selain itu, BWI Belitung juga akan berkoordinasi dengan pihak terkait dalam menyiapkan sekretariat bagi para pengurus.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belitung, Masdar Nawawi berharap pengurus BWI yang telah dikukuhkan dapat melaksanakan tugas secara baik dan dapat menjaga kebersamaan serta kekompakan.

"Selanjutnya harus menginventarisir harta wakaf. Pembinaan terhadap nadzir harus dilaksanakan BWI ke depan. Lebih penting bagi Kemenag, BWI agar dapat selalu berkoordinasi dengan penyelenggara zakat dan wakaf di Kementerian Agama," tuturnya.

(Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved