Layanan Internet di Iran Putus Total, Buntut Protes Warga Gegara Wanita Tewas Dipukuli Polisi Moral

Kiamat internet di Iran pasca-protes kematian Mahsa Amini dilaporan langsung oleh NetBlocks, salah satu organisasi pemantau internet global.

Editor: Hendra
(Twitter/ Leah Rimini)
Mahsa Amini, seorang Kurdi berusia 22 tahun, ditangkap dan dipukuli oleh polisi moral karena salah mengenakan hijab dan akhirnya tewas. Gelombang protes terus mengalir, pemerintah Iran kemudian memutuskan layanan Internet. 

POSBELITUNG.CO --  Imbas protes rakyat Iran atas tewasnya tahanan wanita bernama Mahsa Amini (22) makin memanas.

Gelombang protes yang terjadi hampir sepekan ini semakin menjadi-jadi membuat pemerintah Iran memutuskan koneksi layanan internet.

Layanan internet di beberapa kota di Iran dilaporkan tumbang atau kiamat internet.

Alhasil, koneksi maupun kualitas layanan internet di Iran menurun bahkan mati total.

Kiamat internet di Iran pasca-protes kematian Mahsa Amini dilaporan langsung oleh NetBlocks, salah satu organisasi pemantau internet global.

Diketahui Mahsa Amini ditangkap oleh polisi moral Iran karena tidak mengenakan hijab dengan benar.

Ia pun kemudian dilakukan penahanan atas tuduhan tersebut.

Namun yang membuat rakyat Iran marah karena Mahsa Amini tewas di dalam tahanan.

Diduga ia dianiaya oleh aparat setempat hingga akhirnya tewas, (16/9/2022).

Gangguan internet mulai 16 September

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved