Berita Belitung

Pelajar Pusdiklat Buddha Mamaka Antusias Tanam Seribu Bakau di Belitung Mangrove Park

Saking semangatnya, anak-anak yang masih pelajaran SD dan SMP ini bahkan saling berebutan lubang, ingin menanam pohon bakau yang dipegang.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Para pelajar Pusdiklat Buddha Mamaka menanam mangrove di Belitung Mangrove Park, Desa Juru Seberang, Sabtu (24/9/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Cauca di Belitung Mangrove Park di Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, masih gerimis saat anak-anak, remaja, hingga dewasa anggota Pusdiklat Buddha Mamaka, asyik menanam bibit-bibit bakau.

Setelah pengelola melubangi tanah dengan kayu, mereka melepas gelas minuman plastik yang menjadi wadah media tanam. Barulah akar tanaman bakau dimasukkan ke dalam lubang, lalu ditutup kembali menggunakan tanah berlumpur.

Saking semangatnya, anak-anak yang masih pelajaran SD dan SMP ini bahkan saling berebutan lubang, ingin menanam pohon bakau yang dipegang. Sementara anak-anak lainnya juga bersemangat mendengar penjelasan dari pengelola mengenai bakau yang mereka tanam.

Terdapat seribu pohon bakau yang mereka tanam siang itu, Sabtu (24/9/2022). Sebagian ditanam di area pesisir yang kering, sebagian lagi ditanam di area basah di kawasan Belitung Mangrove Park.

"Kami berharap dengan penanaman pohon bakau ini, lingkungan di Belitung akan menjadi lebih baik dan lestari sehingga dapat membawa kemakmuran masyarakat sekitar dan menjadi ikon pariwisata di Belitung di masa mendatang," ujar Bhante Dhammavuddho yang turut mendampingi anggota pusdiklat tersebut.

Bagi para siswa agama Buddha, menanam mangrove ini juga menjadi bentuk edukasi, terutama dalam menanamkan rasa kepedulian untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Senada dengan itu, Pembimbing Pusdiklat Buddha Mamaka, Didit Wiriyanto, berharap, kegiatan yang mereka lakukan dapat melestarikan alam Belitung dan dapat memelihara ekosistem laut.

"(Kegiatan ini) memberikan pembelajaran karena Pusdiklat ini misinya untuk pendidikan, makanya mengajak pelajar. Selain menanam mangrove, kami biasanya juga mengajak siswa dengan kegiatan retret dan bakti sosial," ucapnya. ( Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved