Berita Belitung

Pemkab Belitung Dapat Dana Insentif Daerah Tambahan Hampir Rp20 Miliar, Ini Peruntukannya

Penambahan dana insentif ini, lanjutnya, akan difokuskan dalam upaya menggerakkan perekonomian.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, MZ Hendra Caya 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Pemerintah Kabupaten Belitung mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID) tambahan hampir Rp20 miliar. Dana insentif tersebut didapatkan sebagai penghargaan kinerja tahun 2022.

"Alhamdulillah dapat DID tambahan 2022, hampir Rp20 miliar, Rp19,7 sekian miliar. Provinsi Bangka Belitung dapat hampir Rp29 miliar, Belitung dapat hampir Rp20 miliar, Rp19 miliar lebih. Pangkalpinang dapat Rp10 miliar," kata Sekretaris Daerah Kabupaten Belitung, MZ Hendra Caya, Minggu (25/9/2022).

Penambahan dana insentif ini, lanjutnya, akan difokuskan dalam upaya menggerakkan perekonomian. Terutama pada sektor pertanian, KUMKM, serta meningkatkan pertunjukan ekonomi dalam menghadapi inflasi.

Sebanyak dua persen dari dana tersebut juga wajib disalurkan bagi masyarakat tidak mampu, baik pelaku UMKM, nelayan, dan tukang ojek, agar bisa menghadapi kenaikan harga BBM. Pihaknya pun telah mendata sebanyak 8.106 penerima.

"Sedang disiapkan perbup (peraturan bupati), Oktober kalau selesai perbup-nya nanti kita turunkan. Nanti kita gulirkan untuk kegiatan Oktober-Desember," ucapnya.

DID diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 140/Pmk.07/2022 Tentang Dana Insentif Daerah untuk Penghargaan Kinerja Tahun Berjalan pada Tahun 2022 dan Penggunaan Sisa Dana Insentif Daerah Tahun Anggaran 2020, Sisa Dana Insentif Daerah Tambahan Tahun Anggaran 2020, dan Sisa Dana Insentif Daerah Tahun Anggaran 2021.

Dalam peraturan tersebut disampaikan bahwa pemerintah mengalokasikan DID kinerja tahun berjalan sebesar Rp3 triliun.

Alokasi DID dilakukan dalam dua periode dengan masing-masing Rp1,5 triliun. Pengalokasian DID kinerja tahun berjalan dihitung berdasarkan kinerja daerah.

Kinerja daerah yang dimaksud yakni penggunaan produk dalam negeri, percepatan belanja daerah, dan percepatan pelayanan vaksinasi Covid-19, serta dukungan belanja daerah terhadap penurunan kemiskinan, pengangguran, dan stunting, juga penurunan inflasi daerah.

DID kinerja tahun berjalan digunakan untuk mendukung percepatan pemulihan ekonomi di daerah. Pemulihan ekonomi tersebut seperti perlindungan sosial berupa bantuan sosial, dukungan dunia usaha terutama UMKM, dan upaya penurunan tingkat inflasi dengan memperhatikan pengarusutamaan gender dan pemberdayaan perempuan serta penyandang disabilitas.

Pada peraturan tersebut juga ditegaskan bahwa DID kinerja tahun berjalan tidak dapat digunakan untuk mendanai gaji, tambahan penghasilan, dan honorarium atau pun perjalanan dinas.

Dalam peraturan yang ditandatangani Menteri Keuangan Sri Mulyani pada 15 September 2022 ini, Kabupaten Belitung menjadi satu dari 125 provinsi dan kabupaten/kota yang turut menerima dana insentif tersebut. Tepatnya Belitung menerima dana sebesar Rp19.763.752.000. ( Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved