Ferdy Sambo Tersangka

Perkara Dilimpah ke Jaksa, Putri Candrawathi Bisa Ditahan, Febri Beberkan Pengakuan Baru Ferdy Sambo

Kejaksaan Agung beberkan alasan Putri Candrawathi istri Ferdy Sambo bisa ditahan 20 hari oleh Jaksa Penuntut Umum

Editor: Hendra
(KOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO)
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tersangka pembunuhan berencana Brigadir J saat menjalani rekonstruksi di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022). 

POSBELITUNG.CO, JAKARTA, - Mantan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kini menjadi kuasa hukum Putri Candrawathi tersangka pembunuhan berencana Brigadir J.

Diketahui pembunuhan Brigadir J, diduga direncanakan oleh suami Putri Candrawathi yakni Ferdy Sambo.

Ia juga dua orang ajudannya Bharada E atau Richard Eliezer (ajudan Ferdy Sambo), Bripka Ricky Rizal (ajudan Ferdy Sambo), dan Kuat Ma’ruf (asisten keluarga Ferdy Sambo).

Dikutip Posbelitung.co dari Kompas.com, Febri Diansyah pun kemudian mengungkapkan keterangan yang disampaikan oleh Ferdy Sambo kepada kuasa hukum.

Baca juga ==>

Ferdy Sambo Pelaku Pembunuhan Berencana Brigadir J Siap Disidangkan, Jaksa Sebut Berkasnya Lengkap

Ferdy Sambo kata Febri mengakui saat itu sedang emosi hingga akhirnya membunuh Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

"Ada satu bagian yang disampaikan langsung oleh Pak Ferdy Sambo pada saat itu bahwa Pak Ferdy Sambo menyesali berada dalam kondisi yang sangat emosional pada saat itu," kata Febri dalam konferensi pers, Rabu (28/9/2022).

Eks Juru Bicara KPK itu menuturkan, ia bersama mantan pegawai KPK lainnya, Rasamala Aritonang, bertemu dengan Sambo di tahanan untuk menyampaikan kesediaan menjadi kuasa hukum.

Febri mengatakan, dalam pertemuan itu, Sambo menyanggupi kesediaannya mengakui sejumlah perbuatan yang dilakukan.

"Bahkan menegaskan bahwa ia mengakui sejumlah perbuatan yang dilakukannya dan siap mempertanggungjawabkannya dalam proses hukum yang obyektif dan berimbang," kata Febri.

Namun demikian, Febri tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai perbuatan apa yang diakui oleh Sambo.

Sementara itu, Koordinator Tim Kuasa Hukum Sambo dan Putri, Arman Hanis, mengungkapkan bahwa kedua kliennya akan mengakui perbuatan yang mereka lakukan di persidangan.

Baca juga ==> 

Karier Moncer Ferdy Sambo, Belum Kapolda Bisa jadi Jendral, Bintang Duanya Dituding dari Cari Muka

"Kami menyadari ada kekeliruan yang pernah terjadi, apa yang kami lakukan akan kami akui secara terbuka di persidangan. Harapan kami hanya sederhana, semoga proses hukum berjalan secara obyektif dan berkeadilan," kata Arman menirukan Sambo dan Putri.

Diketahui, berkas perkara kasus pembunuhan Brigadir J telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Agung.

Kejagung Bakal Tahan Putri

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved