Berita Belitung

Jumlah DPB September 2022 Menurun, Ini Penjelasan Ketua KPU Belitung

Komisioner KPU Kabupaten Belitung kembali menetapkan data pemilih berkelanjutan (DPB) September 2022 dalam acara rakor

Penulis: Dede Suhendar | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Bupati Belitung Sahani Saleh membuka rakor KPU bersama stakehokder dan Persiapan Pemilu 2024 di Hotel Bahamas pada Jumat (30/9/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Komisioner KPU Kabupaten Belitung kembali menetapkan data pemilih berkelanjutan (DPB) September 2022 dalam acara rakor pemutakhiran DPB bersama stakehokder dan persiapan Pemilu 2024 di Hotel Bahamas pada Jumat (30/9/2022). 

Berdasarkan data yang dibacakan, jumlah DPB mencapai 130.110 jiwa. Namun jika dibandingkan data triwulan sebelumnya justru menurun yaitu 130.439 jiwa. 

Ketua KPU Kabupaten Belitung Soni Kurniawan menjelaskan penghitungan DPB setiap bulan mencakup data pemilih baru, pemilih tidak memenuhi syarat (TMS) dan pemilih pindah masuk serta pindah keluar. 

"Akumulasi penghitungannya sampai hari ini memang terjadi pengurangan, karena dominan ada TMS. Tapi nanti ketika sudah penerimaan DP4, akan ada pemutakhiran data pemilih," jelas Soni kepada posbelitung.co. 

Baca juga: Wali Kota Pangkalpinang Ingatkan Pelaku Usaha Buang Sampah Sembarangan Ditindak Tegas, Ini Sanksinya

Baca juga: KPU Belitung Timur Tetapkan Jumlah Data Pemilih Berkelanjutan Sebanyak 92.557 Orang

Oleh sebab itu, kata Soni, proses pendaftaran yang dilakukan oleh petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP) nanti akan sangat penting karena bisa menambah jumlah data pemilih

Menurutnya DPB diamanatkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, pasca Pemilu KPU mempunyai kewajiban memelihara data pemilih melalui pemuktahiran DPB. 

Selain itu, proses DPB juga berakhir pada Oktober 2022 mendatang. Sebab, pada bulan selanjutnya KPU sudah memasuki tahapan pendaftaran pemilih persiapan Pemilu 2024. 

"Oleh sebab itu rakor ini kami manfaatkan bersama stakeholder menjelang tahapan pemilu selanjutnya. Karena tahapan ke depan kami membutuhkan dukungan desa, lurah dan camat," katanya. 

Bupati Belitung Sahani Saleh yang hadir membuka rakor menyampaikan proses pemuktakhiran data pemilih sangat penting karena untuk memantapkan data untuk Pemilu 2024. 

Ia menambahkan pemuktahiran data pemilih juga berkenaan dengan penetapan jumlah tempat pemungutan suara. 

Tidak hanya data pemilih, Sanem juga menyoroti masalah penetapan zona kampanye yang akan ditetapkan melalui SK Bupati. 

"Makanya hari ini kami mengundang kades, lurah dan camat karena perlu disiapkan jauh-jauh hari. Jangan sampai nanti carut marut," katanya. 

Baca juga: Pantai Punai, Menawarkan Panorama Indah Matahari Tenggelam (Sunset)

Sanem menambahkan bicara data pemilih memang sangat dinamis karena terus bertambah setiap harinya. 

Oleh sebab itu, dirinya menekankan agar KPU juga memperhitungkan data pemilih pemula. 

"Karena mulai dari sekarang sampai 14 Februari nanti ada berapa banyak masyarakat yang berusia 17 tahun. Jadi harus diprediksi juga," katanya. 

Oleh sebab itu, Sanem meminta seluruh stakeholder mendukung KPU dalam menyiapkan segala keperluan demi kelancaran Pemilu 2024 mendatang.

( Posbelitung.co/Dede Suhendar)

 
 

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved