Berita Belitung

DPRD dan Ormas Islam Sepakat Tolak Event Oktober Fest di Belitung, Sesalkan Pihak Pemkab Tak Hadir

DPRD Kabupaten Belitung menggelar audensi menindaklanjuti surat dari ormas Islam membahas gerakan penolakan kegiatan Oktober Fest.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: nurhayati
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Suasana audensi membahas penolakan kegiatan Oktober Fest di DPRD Kabupaten Belitung pada Senin (3/10/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- DPRD Kabupaten Belitung menggelar audensi menindaklanjuti surat dari ormas Islam membahas gerakan penolakan kegiatan Oktober Fest atau minum bir sepuasnya pada Senin (3/10/2022). 

Audensi dipimpin oleh Mirza Dallyodi itu dihadiri anggota DPRD gabungan komisi, Aliansi Umat Islam Belitung (Antab), MUI Belitung, DMI, IPHI, perwakilan manajemen Hotel BW Suite serta Polres Belitung

Setelah berdiskusi beberapa jam, audensi menghasilkan kesepakatan bahwa pelaksanaan Oktober Fest dibatalkan atau tidak dilaksanakan di Belitung

"Kesimpulan rapat tadi kami sepakat merespon aspirasi masyarakat agar festival ini dibatalkan. Untuk mengkaji lebih lanjut nanti kami berikan rekomendasi kepada Pemkab Belitung," kata  Mirza kepada Posbelitung.co. 

Baca juga: Kecepatan 70 Km/Jam, Pemuda di Belitung Timur Tewas Tabrakan di Dusun Danau Nujau

Baca juga: Pekerja Sosial Bakal Dapat Uang Transpor Rp1 Juta Per Bulan Mulai 2023, Molen : Ini Bentuk Apresiasi

Ia menjelaskan awalnya event Oktober Fest rencananya akan diselenggarakan di Hotel BW Suite pada tanggal 7 Oktober 2022 mendatang atau bertepatan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. 

Ajakan tradisi minum bir gratis dari negara Jerman tersebut direspon negatif dan menimbulkan gerakan penolakan oleh masyarakat terutama ormas Islam. 

Oleh sebab itu, merespon segala bentuk gerakan penolakan tersebut, DPRD menggelar audensi mengundang pihak terkait. 

Namun sayangnya audensi tidak dihadiri oleh pemda baik pejabat maupun instansi terkait lainnya. 

"Memang kami sangat menyayangkan ketidakhadiran dari eksekutif yang sudah diundang. Karena bagaimana pun kami hanya bisa menyerap aspirasi dan memberikan rekomendasi," sesal Mirza.

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menambahkan dari hasil audensi didapat informasi, Hotel BW Suite hanya mendapatkan order dari klien. 

Tetapi sampai saat ini belum diketahui panitia penyelenggara dari kegiatan Oktober Fest tersebut.

Baca juga: Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Belitung Timur Gelar Dialog Interaktif, Ini Pesan Wabup

Baca juga: Kodim 0414 Belitung Lakukan Penanaman Pohon dan Tabur Benih Ikan di Kampong Reklamasi

Meskipun demikian, kata dia, manajemen hotel sudah memutuskan membatalkan orderan tersebut. 

"Secara pribadi maupun lembaga belum diketahui dan belum tersampaikan, mungkin saking cepatnya kami merespon," katanya. 

Mirza mengakui saran yang disampaikan ormas Islam sangat baik dalam artian tidak mengurangi toleransi tetapi hal-hal yang berpotensi mengganggu kondusifitas harus dibahas bersama. 

Halaman
12
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved