Berita Kriminalitas

Gelapkan Pakan Ayam hingga 1 Ton di Peternakan di Belitung, Tujuh Pria Asal Lampung Diamankan Polisi

Mereka diduga menggelapkan pakan ayam mencapai satu ton di peternakan milik Ahyen semenjak Mei hingga September 2022.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Novita
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Kasubsi Penmas Sihumas Polres Belitung, Ipda Belly Pinem, bersama KBO Reskrim, Ipda Slamet Djunaidi, menunjukkan tujuh tersangka penggelapan pakan ayam pada Selasa (4/10/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Jajaran Satreskrim Polres Belitung mengamankan tujuh orang pria karena diduga terlibat penggelapan pakan ayam di peternakan Nibong Palai Farm, Jalan Sijuk, Desa Air Seruk, Kabupaten Belitung pada Jumat (23/9/2022) lalu.

Tujuh tersangka tersebut yaitu Riko (27), Rizal (25), Heru (26), Awan (29), Salman (23), Mat (28) dan Suhai (22), yang berasal dari daerah Lampung.

Mereka diduga menggelapkan pakan ayam mencapai satu ton di peternakan milik Ahyen semenjak Mei hingga September 2022.

"Total pakan ternak yang mereka gelapkan dari bulan Mei sampai September itu mencapai satu ton, dengan nilai kerugian sekitar Rp150 juta," ungkap Kasubsi Penmas Sihumas Polres Belitung, Ipda Belly Pinem, kepada Posbelitung.co pada Selasa (4/10/2022).

Ia menjelaskan, kejadian bermula saat Vino, pengurus peternakan Nibong Palai Farm, mengecek kandang ayam pada Jumat (23/9/2022) sekitar pukul 16.30 WIB.

Tiba-tiba Vino menemukan kantong plastik berisikan telur ayam 20 butir yang ditumpuk karung di sebelah kandang nomor 11.

Vino merasa curiga karena produksi telur ayam sedang menurun, sehingga dirinya berinisiatif mengumpulkan para pekerja kandang.

"Setelah ditanyakan, mereka mengaku mengambil telur dan juga tidak memberikan pakan ayam secara keseluruhan. Sebagian pakan ayam mereka jual untuk keperluan pribadi," beber Pinem.

Mendapat pengakuan tersebut, Vino langsung melapor kepada Ahyen selaku pemilik kandang dan disarankan melapor ke Mapolres Belitung.

Setelah menerima laporan sekitar pukul 23.00 WIB, Tim Opsnal Satreskrim Polres Belitung langsung melakukan penangkapan di lokasi kejadian.

Pinem menambahkan, ketujuh tersangka akan dijerat pasal 374 KUHPidana juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHPidana atau Pasal 372 KUHPidana juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHPidana. ( Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved