Berita Belitung

Kepala BKPSDM Belitung Ingatkan Jangan Salah Tafsir dengan Input Data di Website Non ASN

Menurut Azhami, BKPSDM tentu tidak akan istilah PHP (pemberi harapan palsu) dalam rekrutmen calon PPPK tersebut.

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Novita
Tangkap Layar
Kepala BKPSDM Kabupaten Belitung KA Azhami (kiri) saat hadir di program Dialog Ruang Kita Pos Belitung, Selasa (4/10/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Ribuan tenaga honorer di lingkungan Kabupaten Belitung, belakangan ini  menginput data melalui portal https://daftar- pendataan-nonasn.bkn.go.id.

Tak sedikit yang menafsirkan pendataan tersebut sebagai langkah untuk mengikuti seleksi calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pendataan akan berakhir pada tanggal 30 Oktober 2022 mendatang.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia ( BKPSDM) Kabupaten Belitung, KA Azhami, mengingatkan kepada seluruh tenaga honorer yang menginput data melalui portal tersebut, agar tidak salah tafsir.

Pasalnya, pendataan ini merupakan arahan dari Kemenpan RB untuk keperluan pembuatan database.

"Jadi di sini kami coba dulu menghimpun dan memetakan tenaga non ASN. Kalau PNS itu, ada sudah ada pemetaan melalui Simpek. Tetapi untuk non ASN belum, dan inilah dia. Jadi jangan salah penafsiran," kata Azhami kepada Posbelitung.co, Selasa (4/10/2022).

Azhami menyebut, dirinya tidak ingin berbicara lebih banyak tentang pendataan non ASN melalui portal tersebut. Apalagi pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2018, tenaga honorer akan dihapuskan pada November 2023.

"Hanya saja kami belum tahu, karena kami masih melakukan verifikasi sampai tanggal 30 Oktober untuk pendataannya. Nah, setelah verifikasi ini, kami akan menunggu lagi arahan dari Kemenpan RB," jelasnya.

Menurut Azhami, BKPSDM tentu tidak akan istilah PHP (pemberi harapan palsu) dalam rekrutmen calon PPPK tersebut. Sebab BPKSDM hanya menjalankan arahan sesuai surat edaran yang dikeluarkan oleh KemenpanRB.

"Tapi seiring waktu berjalan, kami nanti akan sampaikan informasi selanjutnya secara terbuka. Karena kami di kabupaten ini hanya bisa menunggu arahan selanjutnya dari BKN," bebernya. ( Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved