Rusia Tetapkan Facebook dan Instagram Teroris Seperti Taliban, Dinilai Pelindung Ujaran Kebencian

Facebook dan Instagram dinyatakan sebagai kelompok Teroris oleh pemerintah Rusia karena sudah menolerir ujaran kebencian

Editor: Hendra
istimewa
Ilustrasi Facebook dan Instagram 

POSBELITUNG.CO, MOSKOW – Pemerintah Rusia melarang warganya menggunakan dua layanan milik Metaverse atau Meta yakni Facebook dan Instagram.

Warga Rusia yang ketahuan menampilkan logo milik Mark Zuckerberg akan dikenakan hukuman pidana.

Apalagi sampai memasang iklan baik di Facebook ataupun Instagram.

Pelarangan ini dilakukan oleh pemerintah Rusia berdasarkan hasil temuan dari Badan pemantau keuangan Rusia yakni Rosfinmonitoring, Selasa (12/10/2022).

Dua platform media sosial terbesar di dunia itu dianggap dan masuk dalam daftar teroris dan ekstrimis.

Bahkan Rusia menilai, Facebook dan Instagram sama berbahayanya dengan teroris sekelas Taliban ataupun kelompok oposisi Rusia.

Mereka sudah masuk daftar hitam oleh pemerintah Rusia.

Layanan Meta yakni Facebook dan Instagram ke daftar blacklist kelompok teroris dan ekstremis ditetapkan oleh Pengadilan Tverskoy pada Maret lalu.

Rusia beralasan Facebook dan Instagram kerap memberikan toleransi "Russophobia" atau ujaran kebencian terhadap Rusia selama kampanye militer Moskow  di Kiev.

Pihak berwenang Rosfinmonitoring akhirnya menganggap dua layanan Meta yakni Facebook dan Instagram telah melakukan kegiatan ekstrem yang merugikan nama baik Rusia.

Imbas dari pembatasan tersebut, kini masyarakat yang menampilkan logo  Instagram dan  Facebook, atau beriklan di jaringan tersebut dapat terancam hukuman pidana karena dua layanan tersebut secara resmi dianggap ilegal.

Sebelum masuk dalam daftar blacklist, pada Maret lalu Moskow diketahui telah membatasi akses ke Facebook dan Instagram.

Namun tindakan tersebut ternyata tak cukup mampu membuat masyarakat Rusia berhenti menggunakan layanan besutan Meta itu.

Bahkan tak sedikit pengguna Rusia yang nekat menggunakan jaringan pribadi virtual (VPN) untuk mengakses dua layanan unggulan Meta.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved