Breaking News:

Berita Belitung

Peringati Hari Pahlawan, Letkol Inf Hairil Achmad: Momentum Mengenang Jasa Para Pahlawan

Usai pertempuran ini, dukungan rakyat Indonesia dan dunia internasional terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia semakin kuat.

Penulis: Tedja Pramana | Editor: Tedja Pramana
Istimewa
Dandim 0414 Belitung, Letkol Inf Hairil Achmad menjadi inspektur upacara peringatan Hari Pahlawan di halaman Kantor Bupati Belitung, Kamis (10/11/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Komandan Kodim (Dandim) 0414 Belitung, Letkol Inf Hairil Achmad mengatakan, peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum untuk mengenang jasa-jasa para pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan.

"Tujuan peringatan ini, kita ingin megenang jasa para pahlawan. Kegiatan tidak hanya di Surabaya yang menjadi tempat pertempuran 10 November, tapi di seluruh nusantara diharapkan memperingati hari pahlawan dengan ziarah ke taman makam pahlawan dan tabur bunga ke laut," kata Letkol Inf Hairil Achmad kepada Posbelitung.co, Kamis (10/11/2022).

Menurutnya, kegiatan peringatan hari pahlawan dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Ksatria Tumbang Ganti Tanjungpandan dan tabur bunga ke laut memberikan kenangan tentang jasa-jasa para pehlawan yang sudah mempertahankan negara kesatuan republik Indonesia (NKRI) dari penjajah dengan megorbankan nyawa.

Berdasarkan sejarah, pada tanggal 10 November 1945 terjadi pertempuran antara pasukan Indonesia dengan pasukan Sekutu setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Ini merupakan pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah Revolusi Nasional Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme dan Imperialisme.

Usai pertempuran ini, dukungan rakyat Indonesia dan dunia internasional terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia semakin kuat. 10 November diperingati setiap tahun sebagai Hari Pahlawan di Indonesia.

"Pesan kepada anggota, tetap menjaga keutuhan NKRI jangan sampai sejengkal tanahpun ada yang merebut apalagi dari orang-orangatau negara lain yang ingin menguasai Indonesia. Kita ketahui, Indonesia merupakan salah satu negara kepulauan yang berada di wilayah sub tropis dimana tanahnya cukup produktif, baik kesuburan maupun kekayaan alam yang ada di perut bumi," kata Letkol Inf Hairil Achmad.

Ia berpesan, generasi muda agar dapat memberikan warna tersendiri terhadap kemajuan Indonesia, sehingga generasi saat ini yang sedang menjabat di pemerintahan maupun di TNI/Polri dapat digantikan dengan generasi muda yang memiliki potensi, kemampuan serta wawasan yang lebih luas.

Pertahanan Negara

Dikatakan Letkol Inf Hairil Achmad, tentara berperan dalam pertahanan negara dari ganguan baik dari negara lain maupun gangguan yang sifatnya merongrong kemerdekaan ataupun pertahanan NKRI.

"Misalnya adanya aktivitas tentara di perbatasan untuk menjaga perbatasan antar negara ataupun wilayah-wilayah yang saat ini sedang terjadi konflik. Kita juga dikirim untuk menjaga agar wilayah Indonesia tetap utuh dari Sabang sampai Merauke," katanya.

Sementara memanasnya situasi Laut China Selatan akhir-akhir ini menurut Dandim, Pulau Belitung langsung berhadapan dengan kawasan ini.

"Tapi tidak hanya angkatan darat saja, di situ ada satuan radar yang memonitor lalulintas penerbangan, seperti pesawat asing tanpa awak dan lain-lain. Diharapkan kerjasama tiga matra angkatan darat, angkatan udara dan angkatan laut. Kita tetap menjaga kekompakan dan solid untuk menjaga keutuhan ini," katanya.

Dikatakan Dandim, setiap saat selalu waspada dan siaga dengan adanya perkembangan terkait Laut China Selatan.

"Ada upaya dari komando atas, ada rencana untuk menambah markas ataupun kesatuan-kesatuan yang dipandang perlu di wilayah Bangka Belitung ini," katanya.

(Posbelitung.co/tedja pramana)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved