Wawancara Khusus

Pasien Gagal Ginjal Harus Perhatikan Asupan Cairan, Kenali Penyebab dan Penanganan Gagal Ginjal

Gagal ginjal merupakan penyakit gangguan pada ginjal yang ditandai meningkatnya penanda fungsi ginjal, yakni urin dan kreatinin.

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Host progam Konsultasi Dokter (Konter) Lisa Lestari (kanan) bersama Dokter RSUD Marsidi Judono RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan dr Dwi Wirastuti MSc SpPD Subsp GH (K) FINASIM pada program Konter Pos Belitung, Kamis (10/11/2022). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Gagal ginjal merupakan penyakit gangguan pada ginjal yang ditandai meningkatnya penanda fungsi ginjal, yakni urin dan kreatinin.

Lama kelamaan, pasien gagal ginjal bisa menjalani prosedur cuci darah atau hemodialis.

Seperti apa penyebab dan penanganan penyakit ini? Berikut hasil wawancara eksklusif bersama dokter RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan dr Dwi Wirastuti MSc SpPD Subsp GH (K), FINASIM. pada program Konsultasi Dokter (Konter) Pos Belitung, Kamis (10/11/2022).

T: Apa yang menjadi faktor penyebab penyakit gagal ginjal ini? Dan bagaimana seseorang dikatakan mengalami gagal ginjal?

J : Ada tiga penyebab, pertama prerenal atau sebelum ginjal, misalnya dehidrasi berat atau pendarahan yang mengakibatkan sirkulasi di ginjal menurun. Ada pula penyakit seperti gangguan jantung, misal pompanya sudah menurun maka darah ke ginjal menurun sehingga ginjal pun bermasalah.

Bisa juga disebabkan dari ginjalnya sendiri yang disebut glumerulonefritis, infeksi ginjal, toksin atau racun yang masuk ke ginjal sehingga merusak ginjal.

Selanjutnya kondisi setelah ginjal, misal ada tumor, batu, yang mempengaruhi kerja ginjal.

T: Pemeriksaan awal apa saja yang bisa kita lakukan guna mengetahui adanya gangguan yang terjadi pada ginjal?

J : Tanda-tanda gagal ginjal ini dari laboratorium, terjadi peningkatan zat-zat yang harusnya dibuang dari ginjal tapi tidak bisa karena ginjalnya rusak. Zat ini seperti ureum dan kreatinin.

Kemudian tensi atau tekanan meningkat, jumlah kencing menurun yang terjadi bersama dengan tanda lainnya atau masing-masing, tapi zat-zat tadi meningkat maka sudah terjadi gagal ginjal.

T : Penyakit gagal ginjal ini erat kaitannya dengan diabetes dan hipertensi, bagaimana hubungan antara ketiga penyakit tersebut?

 J : Diabetes mellitus atau gula darah tinggi ini induknya penyakit. Gula darah tinggi menyebabkan sel-sel tubuh memproduksi radikal bebas. Lama kelamaan radikal bebas akan memengaruhi saringan ginjal, menyebabkan albumin dan protein keluar, tidak tersaring, padahal harusnya albumin diserap.

Akhirnya saluran setelahnya, yang dinamakan tubulus bekerja keras untuk menarik kembali albumin agar tidak keluar dari kencing.

Lama kelamaan stres sehingga mengakibatkan sitokin inflamasi atau zat-zat peradangan yang akan merusak sel yang ada ditubuh, termasuk sel ginjal, sel pembuluh darah. Kalau di ginjal menyebabkan gagal ginjal, kalau di pembuluh darah kalau di pembuluh darah jantung menyebabkan serangan jantung, jantung koroner.

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
  • Berita Terkait :#Wawancara Khusus
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved