Pos Belitung Hari Ini

Terjerat Pinjaman Online Mencapai Rp2,3 Miliar, Mahasiswa IPB Diteror via Chat

Sebanyak 126 mahasiswa IPB menjadi korban penipuan dengan modus pencairan dana melalui aplikasi belanja dan dibayar menggunakan pinjaman online.

Editor: Novita
Dokumentasi Posbelitung.co
Pos Belitung Hari Ini, Rabu 16 November 2022 

POSBELITUNG.CO, BOGOR - Ratusan mahasiswa Institut Pertanian Bogor ( IPB University) terjerat pinjaman online alias pinjol.

Tepatnya, sebanyak 126 mahasiswa IPB menjadi korban penipuan dengan modus pencairan dana melalui aplikasi belanja dan dibayar menggunakan pinjol. Jumlah nilainya pun fantastis, yakni Rp2,3 miliar.

Bahkan kabarnya para mahasiswa ini didatangi debt collector atau penagih utang. Atas musibah tersebut, ratusan mahasiswa IPB pun melaporkan penipuan yang dilakukan oleh seorang pemilik toko online ke Polresta Bogor Kota.

Salah satu mahasiswa bernama Silvia menuturkan, awal mula kejadian tersebut. Ia menyebut, sebelumnya dirinya bersama teman-temannya hendak mencari sponsor untuk kegiatan mahasiswa.

Kemudian Silvia pun dikenalkan dengan salah satu senior di kampusnya yang memiliki bisnis daring di beberapa platform e-commerce.

"Kita ketemuan sama Aisyah, kakak leting, dari situ dibuatkan akun pinjaman online yang terhubung dengan salah satu e-commerce," ujar Silvia, Selasa (15/11/2022).

Dari situ, lanjut Silvia, dirinya diarahkan untuk membeli laptop dengan pinjaman online tadi. Ia dijanjikan 10 persen dari transaksi tersebut.

"Jadi kita beli pakai aplikasi pinjol. Kalau misalnya beli harganya Rp3 juta, kita dapat Rp300 ribu. Uang Rp 300 ribu itu yang dipakai untuk mendanai kegiatan mahasiswa," ujarnya.

Sebulan berlalu ,Silvia mendapat kabar bahwa ada beberapa mahasiswa lain yang tidak dibayarkan pinjaman onlinenya oleh Aisyah, termasuk dirinya. Total saat itu ada Rp14 juta.

"Kita langsung berniat membuat laporan ke polisi karena kita merasa ditipu. Dia selalu mengundur-ngundur waktu untuk pembayarannya. Bulan depan bulan depan dan tidak dibayar sampai sekarang. Dan ini sudah berjalan selama 3 bulan dari bulan Agustus, September sampai bulan November ini. Belum ada pembayaran sama sekali dari Aisyahnya. Akun saya belum dibayar," ujar Silvia.

Saat ini para sejumlah mahasiswa IPB dibantu Karukunan Warga Bogor (KWB) menghimpun informasi mengenai korban jeratan pinjaman online tersebut.

Total sementara ada 311 orang korban dan 126 di antaranya mahasiswa IPB dengan total uang yang dipinjam sebesar Rp 2.382.289.017.

"Kita diteror via chat ada juga yang didatangin rumahnya. Sementara Aisyah enggak tahu sekarang dimana, tapi kita tetap terus hubungi dia," ujarnya.

Terkait kasus tersebut, pihak IPB segera melakukan empat langkah terkait kabar tersebut. Rektor IPB Arif Satria menuturkan, pihak kampus telah mempelajari kasus ini dan telah mengambil langkah cepat untuk menangani kasus tersebut.

Halaman
123
Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved