Berita Belitung

Jenazah Nelayan Belitung Tenggelam di Laut Akhirnya Ditemukan Tersangkut dalam Perahu

Warga Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, ditemukan tersangkut dalam perahunya.

Penulis: Dede Suhendar | Editor: Novita
Posbelitung.co/Dede Suhendar
Proses evakuasi jenazah nelayan yang tenggelam di laut pada Rabu (23/11/2022) tengah malam. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Jenazah Tedy, nelayan yang dikabarkan tenggelam saat melaut, akhirnya ditemukan pada Rabu (23/11/2022) tengah malam.

Warga Desa Air Saga, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, ditemukan tersangkut dalam perahunya.

Proses evakuasi sekitar pukul 23.43 WIB di dermaga Sat Polairud Polres Belitung itu berjalan haru.

Istri korban tak kuasa menahan tangis sembari memeluk wanita di sampingnya saat tim membawa jenazah ke daratan.

Usai evakuasi, jenazah langsung dibawa ke RSUD Marsidi Judono Tanjungpandan.

Diberitakan sebelumnya, angin kencang disertai gelombang tinggi menghantam perahu yang ditumpangi Joko Buntoro, Iwan Dwi Kurniawan, dan Tedy, Rabu (23/11/2022) dini hari.

Perahu yang ditumpangi itupun oleng. Tak lama perahu pun terbalik.

Joko dan Iwan berusaha menyelamatkan diri. Mereka akhirnya melompat ke laut dan bertahan pada sebuah pelampung.

Sedangkan Tedy tak terlihat. Iapun akhirnya dikabarkan hilang di perairan laut Desa Batu Itam, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Rabu dini hari itu.

Rombongan Satpolirud Polres Belitung dan Polsek Sijuk dibantu masyarakat setempat hingga saat ini masih berupaya melakukan pencarian terhadap warga Desa Air Saga itu.

"Kejadiannya sama sekitar pukul 03.30 WIB tadi waktu ada angin kencang. Sekarang kami upayakan proses pencarian," ujar Kasat Polairud Polres Belitung, AKP M Syarifuddin Ginting kepada Pos Belitung, Rabu siang.

Baca juga: Dua Perahu Nelayan Belitung Tenggelam Tersapu Angin, Joko Tujuh Jam Terapung-apung di Laut

Ia menjelaskan, kronologis kejadian berawal saat Tedy, yang merupakan pemilik perahu, membawa dua orang, yaitu Joko dan Iwan, pergi melaut pada Selasa (22/11/2022) sore.

Mereka berangkat dari dermaga Kamla sekitar pukul 15.00 WIB.

Saat sedang mencari ikan di perairan laut Desa Batu Itam, tiba-tiba cuaca buruk datang. Awalnya terjadi angin kencang sekitar pukul 03.30 WIB disertai gelombang tinggi dan hujan.

Akibat hantaman angin dan gelombang itu, perahu yang mereka tumpangi terbalik. Joko dan Iwan sempat melompat keluat. Sedangkan Tedy tak terlihat lagi.

"Mereka sempat bertahan di atas perahu yang terbalik sambil teriak minta tolong. Tapi karena terus tenggelam mereka memutuskan berenang menggunakan pelampung," ungkap Ginting.

Akhirnya sekitar pukul 11.30 WIB, seorang nelayan bernama Komar menemukan Joko terombang-ambing di laut.

Setelah berhasil naik ke perahu, Joko memberi tahu bahwa temannya Iwan masih di laut. Komar langsung memutar perahu dan setelah 30 menit, Iwan ditemukan dalam kondisi selamat terapung-apung di laut.

"Sekitar pukul 13.00 WIB, mereka berhasil dievakuasi ke dermaga Desa Terong dan langsung dibawa ke rumah Komar," kata Ginting. ( Posbelitung.co/Dede Suhendar)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved