TKI

TKI di Arab Saudi Nangis Terisak-Isak, Pilih Pulang Tanpa Gaji Utuh karena Takut Diancam Majikan

Bekerja selama dua tahun lebih di Arab Saudi, TKI perempuan bernama Rusini harus hidup penuh tekanan.

Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Novita
Tangkap layar YouTube IDAY ADVENTURER
TKI bernama Rusini yang memilih pulang tanpa gaji utuh karena diancam majikan. 

POSBELITUNG.CO --  Bekerja selama dua tahun lebih di Arab Saudi, seorang TKI perempuan bernama Rusini harus hidup penuh tekanan.

Selama bekerja, TKI perempuan ini tidak diperbolehkan pulang.

Jikapun pulang, hanya diberi izin beberapa waktu dan kemudian harus kembali lagi.

Rusini mengatakan bahwa selama bekerja di rumah majikannya, ia seperti bekerja di dalam neraka.

Saat ditemui oleh seorang vlogger bernama Iday di bandara, TKI perempuan ini bercerita perihal pengalaman pahitnya bisa ada di titik saat ini.

"Saya (kerja) di sana dua tahun enam bulan. Dia ( majikan) penginnya saya cuti," ujar TKI perempuan tersebut memulai.

Hendak bercerita, namun tiba-tiba saja TKI perempuan ini menolak untuk melanjutkannya.

Ia terlihat panik dan sedih, wajahnya pun sangat pucat.

Pergi meninggalkan rumah majikan dan berkeinginan untuk pulang ke Indonesia, Rusini ternyata tidak mendapatkan gaji sacara utuh

Saat ditawar untuk mengurus gaji ke majikan, TKI perempuan ini memilih untuk pasrah karena sangat takut.

"Udahlah udah, enggak mau, udah, dia udah ngancem-ngancem, saya enggak mau," kata Rusini.

Kepasrahan Rusini terkait hal tersebut dikarenakan sang majikan sudah mewanti-wantinya sejak lama.

Jika TKI perempuan ini berani buat masalah, ia akan menanggung sendiri akibatnya.

"Kata dianya ( majikan) 'kalau kamu bikin masalah, kamu tau urusannya nanti', dia itu orangnya susah mas," ujar Rusini mulai bercerita.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved