Berita Pangkalpinang

SPSI Babel Minta Penerapan UMP 2023 Diawasi Ketat, Khawatir Pekerja Terima Upah Tak Sesuai Ketetapan

Ketua SPSI Babel, Darusman, minta Disnaker mengawasi penerapan UMP 2023 yang telah ditetapkan oleh pemprov.

Penulis: Novita CC | Editor: Novita
KONTAN/Muradi
Ilustrasi upah tenaga kerja. UMP Bangka Belitung 2023 telah ditetapkan sebesar Rp3.498.479. Angka tersebuut naik 7,15 persen dari UMP 2022. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Ketua Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( SPSI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Darusman meminta Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dalam hal ini Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker), mengawasi penerapan upah minimum provinsi (UMP) 2023.

Diketahui, UMP Babel 2023 telah ditetapkan sebesar Rp3.498.479, atau naik 7,15 persen dari UMP 2022.

"Pemerintah sudah belum melakukan pengawasan secara ketat, agar produk pemerintah yang ditandatangani gubernur itu ditaati dan dipatuhi oleh semua pihak. Jadi diawasi berapa pun UMP besarnya," kata Darusman, Minggu (27/11/2022).

Jika penerapan UMP 2023 tidak diawasi, dirinya khawatir tidak seluruh pekerja menerima upah sebesar yang ditetapkan tersebut.

"Jadi bukan UMP saja, tapi bagaimana pemerintah mampu menyakinkan pengusaha, agar pengusaha betul-betul dengan keluarnya SK itu, perintah yang dilaksanakan, diedukasi," tegasnya.

Bukan hanya pemprov, Darusman juga mendorong pemerintah kabupaten mesti ikut adil dalam mendorong perusahaan yang beroperasi di wilayahnya agar menerapkan UMP.

"Kepala daerah harus mendukung, tidak hanya gubernur. Bupati-bupati itu harus paham, tidak pernah ada statement mereka, narasi itu perlu," imbuhnya.

Mengenai besaran UMP 2023, SPSI Babel menyetujui karena sudah ditetapkan dengan Permenaker No 18 Tahun 2022.

"Harapan kami sebetulnya di atas itu, di atas 7,15 persen naiknya, tapi pemerintah sudah memutuskan, kita mau ngomong apa?" ucapnya.

Meskipun demikian, dia mengingatkan, pemerintah harus bisa mendorong perusahaan dalam menerapkan struktur dan skala upah (SUSU).

"Kalau berbicara sejahtera, UMP tidak akan menyejahterakan, UMP itu perlindungan agar upah tidak jatuh di bawah itu kepada mereka yang bekerja sebelum satu tahun. Skala upah yang penting itu karena meningkatkan produktivitas, senioritas seseorang dihargai," kata Darusman

Naik 7,15 Persen

Seperti diberitakan sebelumnya, besaran angka upah minimum provinsi (UMP) 2023 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akhirnya ditetapkan.

Mengutip dari pernyataan Penjabat Gubernur Bangka Belitung ( Pj Gubernur Babel) Ridwan Djamaluddin di akun instagram @bangkabelitung_info, besaran UMP 2023 sebesar Rp3.498.479.

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved