Berita Pangkalpinang

UMP Bangka Belitung 2023 Ditetapkan, Ada Kenaikan 7,15 Persen Dibandingkan 2022, Segini Besarannya

Pj Gubernur Babel, Ridwan Djamaluddin, berharap penetapan UMP 2023 ini bisa dipahami dan diketahui masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: Novita
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Penjabat Gubernur Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Akhirnya, besaran angka upah minimum Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2023 ditetapkan.

Mengutip dari pernyataan Penjabat Gubernur Bangka Belitung ( Pj Gubernur Babel) Ridwan Djamaluddin di akun Instagram @bangkabelitung_info, besaran UMP 2023 sebesar Rp3.498.479.

Diketahui, sebelumnya, angka besaran UMP Tahun 2022 sebesar Rp3.264.884.

Dengan demikian, terdapat kenaikan sebesar 7,15 persen pada UMP 2023.

"Pada hari ini, Jumat, 25 November 2022, Pemerintah Provinsi Bangka Belitung resmi menetapkan Upah Minimum Provinsi Bangka Belitung sebesar Rp3.498.479 per bulan atau mengalami kenaikan 7,15 persen dari UMP sebelumnya," kata Ridwan.

Dia berharap penetapan UMP 2023 ini bisa dipahami dan diketahui masyarakat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

"Demikian untuk diketahui dan dipahami bersama," kata Ridwan.

Pengumuman penetapan UMP ini sesuai arahan pusat bahwa mesti disampaikan ke publik paling lama tanggal 28 November 2022.

Diberitakan sebelumnya, Kabid Pengawasan HI dan Jamsos Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Agus Afandi mengatakan, penetapan angka besaran UMP 2023 sesuai Permenaker No 18 Tahun 2022.

"Perhitungan UMP 2023 ini parameternya adalah pertumbuhan di suatu daerah dan penyerapan lapangan kerja, itu yang penting," kata Agus.

"Data BPS sangat menunjang, karena BPS melakukan evaluasi bukan berdasarkan kata-kata tetapi data. Tidak ada kepentingan apa pun, jadi itu menjadi parameter kita dalam menilai apa yang terjadi di Babel," jelasnya.

Dia berharap, besaran UMP 2023 ini bisa disampaikan segera mungkin kepada publik sebelum tanggal yang ditetapkan.

"Kami yakin berapa pun angka yang dikeluarkan tidak akan bisa memuaskan semua orang, baik pekerja dan pengusaha. Tapi yakinlah pemerintah itu tidak ingin menyulitkan siapa pun," ucapnya. (Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved