Helikopter hilang kontak
Cuaca Buruk, Komandan KRI Siwar Minta Doa Masyarakat Supaya Korban Cepat Ditemukan
Kondisi cuaca ini sangat menyulitkan Tim SAR Gabungan dalam mencari para korban helikopter yang jatuh di Perairan Buku Limau.
Penulis: Bryan Bimantoro |
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Kondisi cuaca di Manggar dan sekitarnya seminggu terakhir dilanda cuaca ekstrem. Hal itu karena saat pagi menjelang siang terik panas matahari. Namun saat masuk waktu siang sudah mulai hujan lebat disertai petir dan angin kencang.
Kondisi cuaca ini sangat menyulitkan Tim SAR Gabungan dalam mencari para korban helikopter yang jatuh di Perairan Buku Limau, Manggar, Belitung Timur pada Minggu kemarin.
Komandan KRI Siwar 646, Letkol (P) Ahmad Makmur Ikhlas mengatakan, sejauh ini upaya penyelamatan hanya terkendala dengan cuaca yang tidak bagus. Padahal seluruh peralatan bantuan dari mana saja sudah datang ikut membantu.
"Karena itu kami minta doanya kepada masyarakat Belitung Timur dan Indonesia supaya mendoakan agar cuaca cepat normal dan membaik," kata Ikhlas kepada wartawan, Selasa (29/11/2022).
Menurutnya dengan cuaca yang bagus maka Tim SAR Gabungan bisa dengan cepat menemukan dua korban yang belum ditemukan.
Sampai saat ini sudah ada dua korban helikopter yang ketemu yaitu Bripda Anam sebagai teknisi dan Briptu Lasminto sebagai co-pilot dalam penerbangan tersebut.
(Posbelitung.co/Bryan Bimantoro)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20221129-Letkol-P-Ahmad-Makmur-Ikhlas.jpg)