Berita Pangkalpinang

Atlet Binaraga PON 2021 Abdul Manan Terlibat Doping, Skorsing Empat Tahun dan Pencabutan Medali

Tak hanya pencabutan medali, Abdul Manan juga diketahui juga telah mendapatkan skorsing dari Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI). 

Penulis: Rizky Irianda Pahlevy | Editor: Khamelia
(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy).
Ketua KONI Provinsi Bangka Belitung, Ricky Kurniawan. 

POSBELITUNG.CO - Atlet binaraga peraih medali perak di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021 Papua, Abdul Manan terlibat kasus penggunaan doping. Abdul Manan dipastikan mendapat sanksi berupa pencabutan medali. 

Hal ini pun dipastikan Ketua KONI Provinsi Bangka Belitung, Ricky Kurniawan usai pihaknya mendapatkan surat resmi KONI Pusat, terkait hasil tes yang telah dilakukan Indonesia Anti Doping Organization (IADO) terhadap para atlet yang telah berlaga di PON Papua. 

"Kita sudah dapat surat resmi dari KONI pusat mengenai pencabutan perolehan medali, atas nama Abdul Manan yang meraih medali perak di PON Papua," ujar Ricky Kurniawan saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Rabu (30/11/2022). 

Tak hanya pencabutan medali, Abdul Manan juga diketahui juga telah mendapatkan skorsing dari Persatuan Binaraga Fitness Indonesia (PBFI). 

"Kita juga sudah dapat surat pemberitahuan dari Pengprov cabor kita, bahwa atlet Abdul Manan sudah dicabut dari medali dan di skorsing empat tahun itu juga suratnya dari pusat ditembuskan ke kita," ucapnya. 

Merespon adanya sanksi dari pusat, pihak KONI Provinsi Bangka Belitung memastikan Abdul Manan kini bukan lagi bagian dari program Bersatu Demi Prestasi (Bedepes). 

"Kita menyatakan akan mencabut, hak dari atlet kita untuk yang sekarang ini yang pasti atlet dicabut dulu dari program atlet Bangka Belitung Bedepes," tegasnya. 

Ricky Kurniawan mengungkapkan pihaknya juga masih terus melakukan koordinasi dengan KONI Pusat, terkait kemungkinan adanya sanksi lain kepada Abdul Manan. 

"Untuk sanksi lain kita belum bisa memberitahu karena masih kita kaji, langkah-langkah apa saja yang akan kita tempuh kedepannya. Sebelumnya atlet kan sudah mendapatkan bonus PON dan lainnya, itu kita akan kaji apakah harus ditarik atau seperti apa," bebernya. 

Sementara pada PON 2021 Papua, untuk Provinsi Bangka Belitung menempati peringkat 31 dengan perolehan satu medali emas, dua medali perak dan delapan medali perunggu. 

"Urutan tidak berubah, karena tanpa perolehan satu medali perak pun kita tetap di peringkat 31," ungkapnya.

(Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy). 

 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved