Sekeluarga Tewas Diracun

Pembunuhan Berencana di Magelang, Polisi Amankan Mobil yang Dipakai Tersangka Mengambil Racun

Polresta Magelang mengamankan satu unit mobil jenis minibus Innova berpelat K 17 DA dalam kasus pembunuhan berencana di Magelang

Editor: Khamelia
istimewa
Dhea Chairunnisa, salah satu korban meninggal karena diracun adiknya. 

POSBELITUNG.CO -- Polresta Magelang mengamankan satu unit mobil jenis minibus Innova berpelat K 17 DA dalam kasus pembunuhan berencana di Magelang

Satu keluarga terdiri dari ayah, ibu dan anak perempuan tertua tewas setelah diracun oleh anak bungsu korban di Dusun Prajen, Desa Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Kasus ini akhirnya memunculkan satu per satu bukti-bukti baru, satu di antaranya, Polresta Magelang mengamankan satu unit mobil jenis minibus Innova berpelat K 17 DA

Plt Kapolresta Mochammad Sajarod Zakun mengatakan, satu unit mobil yang diamankan sebagai barang bukti yang dipakai tersangka DDS (22) untuk mengambil dan menyimpan zat sianida, dan arsenik.

"Mobil ini milik orang lain atau statusnya disewa.

"Yang mana kendaraan tersebut atau mobil tersebut digunakan tersangka untuk mengambil barang bukti zat kimia (arsenik dan sianida) yang dibelinya secara online ke kurir.

"Dan, (mobil itu) digunakan untuk menyimpan sisa barang-barang (zat beracun) yang digunakan untuk menghabisi keluarga terdekatnya,"ujarnya.

Ia menerangkan, tersangka mengambil sendiri zat sianida, dan arsenik yang dibelinya secara online.

Di mana, zat tersebut diambil dari salah satu kurir di wilayah Kabupaten Magelang.

"Berdasarkan keterangan dari pelaku, pelaku mengambil sendiri. Cash on Delivery (COD), ada disalah satu kurir yang belanja online di wilayah Kabupaten Magelang," terangnya.

Sebelumnya, dia menjelaskan, tersangka membeli zat sianida dan arsenik secara online.

"Tersangka membeli golongan sianida sebanyak 100 gram, dan arsenik sebanyak 10 gram.

"Arseniknya sendiri itu masing-masing belinya dua barang, dan masing-masing barang itu (ukuran) 5 gram. Itu yg digunakan pada hari Rabu untuk percobaan pertama pembunuhan,"ungkapnya.

Pada percobaan pertama pelaku melancarkan aksinya dengan mencampurkan zat arsenik ke dalam minuman es dawet.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved