Helikopter Hilang Kontak

Pilot Helikopter NBO-105 Belum Ditemukan,Tim Penyelam Turun di Kedalaman 20 Meter

Tim selam Polri, Jumat (2/12/2022) pagi diturunkan untuk melakukan operasi SAR gabungan pencarian Helikopter NBO-105/P-1103

Penulis: Disa Aryandi | Editor: Khamelia
Pos Belitung/Disa Aryandi
Sejumlah personel Tim SAR gabungan pencarian Helikopter NBO-103/P-1103, Jumat (2/12/2022) berangkat melakukan operasi SAR dari pelabuhan ASDP Manggar, Belitung Timur. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Tim selam Polri, Jumat (2/12/2022) pagi diturunkan untuk melakukan operasi SAR gabungan pencarian Helikopter NBO-105/P-1103 yang semula jatuh di perairan Belitung Timur. 

Delapan penyelam diturunkan untuk melakukan pencarian di dasar perairan laut tersebut. Titik koordinat penyelaman jatuhnya pesawat sudah ditentukan oleh Tim SAR Gabungan. 

Kedalaman air pada area penyelaman itu, sekitar 20 meter. Tim penyelaman tersebut secara keseluruhan dari anggota Polri. 

Lokasi penyelaman berada tidak jauh dari pantai Burung Mandi, Kecamatan Damar, Belitung Timur, tidak sampai ke Utara namun sedikit ke Timur Belitung Timur.

"Jadi pergerakannya ke arah situ nantinya. Titik koordinat jatuhnya Helikopter sejak awal sudah kami temukan," kata Ketua Pelaksana SAR Helikopter NBO-105/P-1103 Kombes Pol Drs Hendrawan kepada Posbelitung.co, Jumat (2/12/2022).

Penyelaman tersebut dilakukan dalam rangka memastikan jatuhnya Helikopter, mengingat dari asumsi Tim SAR berkemungkinan besar satu korban masih berada di dalam Helikopter.

"Penyelaman ini untuk memastikan letak jatuhnya Helikopter itu," ucapnya.

Pada hari keenam operasi SAR pencarian Helikopter Polri itu, Tim SAR gabungan tetap fokus pencarian terhadap pilot AKP Arif Rahman Saleh.

Selain melakukan penyelaman, Tim SAR gabungan mencari akan menyisir beberapa area perairan laut. 

"Jadi mengikuti arus yang hari ini berubah., namun kami harapkan tetap membuahkan hasil. Fokus pencarian pada operasi SAR ini satu korban yaitu AKP Arif Rahman Saleh," bebernya.

Pada pencarian hari ini, seluruh armada dari berbagai unsur tetap diturunkan, mulai menggunakan kapal Satpolairud, Speedboat Basarnas, KRI milik TNI-AL dan kapal nelayan. (Posbelitung.co/Disa Aryandi)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved