Berita Pangkalpinang

Pantai Pasir Kuning Tempilang Berubah Warna, DKP Bangka Barat Bawa Sampel Air Laut

Sampel air laut Pantai Pasir Kuning Tempilang, Kecamatan Tempilang yang berubah warna atau diduga tercemar  sudah diambil untuk diteliti lebih lanjut.

Penulis: Yuranda | Editor: Khamelia
screenshot video instagram
Pantai Pasir Kuning Tempilang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, berubah warna diduga tercemar, beberapa waktu lalu. 

POSBELITUNG.CO -- Sampel air laut Pantai Pasir Kuning Tempilang, Kecamatan Tempilang yang berubah warna atau diduga tercemar  sudah diambil untuk diteliti lebih lanjut.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Bangka Barat, Yopie Mardiana, mengatakan sampel air laut sudah dibawa ke Laboratorium Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Senin (5/12/2022). Namun, untuk hasil pengecekan itu belum keluar dalam waktu dekat.

"Kemarin penyuluhan perikanan mengambil sampel dari Pantai Pasir Kuning, untuk dibawa ke Laboratorium, lantaran kabupaten belum ada. Hasilnya, belum ada hasilnya," kata Yopie Mardiana, Senin (5/12/2022).

Lebih lanjut, dirinya mendapatkan laporan Air Laut Pantai Pasir Kuning Tempilang yang berubah warna menjadi hijau tua, belum diketahui pasti penyebabnya karena tercemar atau bukan.

"Yang jelas keadaannya seperti itu. Saat mendapatkan laporan dari penyuluh perikanan di lapangan. belum tahu pasti kapan keluar hasil laboratorium, karena kami tidak ada kewenangan untuk menangani itu hanya saja menindaklanjuti laporan dari masyarakat saja," ujarnya.

Sebelumnya, Beredar video di Media Sosial Instagram, Pantai Pasir Kuning, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berubah warna.

Video yang berdurasi 1 menit 57 detik menampilkan air laut di Pantai Pasir Kuning, berwarna hijau tua diduga tercemar. Belum diketahui pasti penyebab air laut itu berubah warna.

Sekretaris Desa Airlintang, Kecamatan Tempilang, Vilia membenarkan, kejadian air laut Pantai Pasir Kuning berubah warna menjadi hijau tua. Kejadian itu menurutnya sudah beberapa minggu lalu.

Belum diketahui pasti penyebabnya. Namun, pihaknya telah menginformasikan kejadian ini ke Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Barat, untuk melakukan pengecekan.

"Kami tidak tahu juga air laut ini tercemar karena apa. Kemaren ada penyuluh perikanan yang ada di kecamatan untuk mengecek hal tersebut. Mereka sudah turun ambil sempelnya. Belum tahu hasil pengecekan mereka penyebabnya karena apa," kata Villia, dikonfirmasi Bangkapos.com, via Telpon, Senin (5/12/2022).

Menurutnya, kejadian ini sudah beberapa kali terjadi di Pantai Pasir Kuning. Sementara ini, air laut di wilayahnya itu sudah kembali seperti biasa.

"Saat ini sudah kembali seperti biasa. Air laut itu kadang tercemar kadang tidak. Sudah beberapa kali terjadi sekitar dua kali ada. Kejadian pas video itu, sekitar dua Minggu lalu. Saat Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menginformasikan ke kami," kata dia.

Guna menindak lanjuti hal tersebut, pihaknya meminta Dinas Kelautan dan Perikanan untuk melakukan pengecekan. Pasalnya, pihak desa tidak bisa menuduh pencemaran itu oleh apa.

"Kami tidak bisa menuduh siapa. Kami panggil DKP melalui penyuluhan perikanan untuk cek air laut yang tercemar tersebut," ucapnya. (Bangkapos.com/Yuranda)

 

Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved