Breaking News:

TKI

Suka Duka jadi TKI Kaburan Arab Saudi, Digedor Polisi sampai Harus Pindah Rumah Tengah Malam

Kondisi Mariam yang sudah berkeluarga membuat ia enggan dipindahkan ke tempat lain, sehingga ia memutuskan untuk kabur.

Penulis: Fitri Wahyuni | Editor: Tedja Pramana
YouTube fafa hasan family
Suka Duka jadi TKI Kaburan Arab Saudi, Digedor Polisi sampai Harus Pindah Rumah Tengah Malam 

POSBELITUNG.CO - Selama kurang lebih tiga tahu, Mariam TKI asal Madura ini menghabiskan waktunya di Arab Saudi.

Saat pertama menginjakan kaki ke negara Timur Tengah ini, Mariam bekerja menggunakan sistem syarikah, yakni melalui perusahaan yang ditunjuk dan bertanggungjawab kepada pemerintah Arab Saudi.

Namun ia hanya bekerja selama satu tahun saja di bawah sistem syarikah ini.

TKI perempuan bernama Mariam ini mengungkapkan ada beberapa keuntungan saat bekerja melalui syarikah.

Di antaranya sering mendapatkan bonus jika majikan suka dengan pelayanan yang diberikan.

Selain itu, bekerja melalui sistem syarikah juga selalu mendapatkan gaji, meski sedang libur sekalipun.

Namun jika seorang TKI melakukan kesalahan, maka syarikah tidak segan-segan untuk bertindak tegas dengan cara memotong gaji para TKI yang bekerja di bawah sistemnya.

"Syarikah mah alhamdulillah baik, kalau kita ada keleliruan sama majikan, kita dapat potongan dari gaji kita," jelas Mariam dilansir dari kanal YouTube fafa hasan family.

"Tapi syarikah tu mah enak, kita kerja/nggak kerja gaji tetap, tapi kalau kita ada kesalahan kita dipotong, gitu," lanjutnya.

Mariam hanya bertahan bekerja dengan sistem syarikah selama kurang lebih satu tahun.

Lantaran memiliki perjalanan karier yang baik dan sudah tiga kali mendapatkan sertifikat, TKI perempuan ini hendak di pindahkan ke Riyadh.

Kondisi Mariam yang sudah berkeluarga membuat ia enggan dipindahkan ke tempat lain, sehingga ia memutuskan untuk kabur.

Padahal ia tidak memiliki masalah apapun dengan majikannya atau dengan pekerjaannya, hanya karena tidak ingin dipindahkan, TKI perempuan ini memutuskan untuk menjadi TKI ilegal.

Meski sudah menjadi TKI kaburan, Mariam mengaku ia tetap bekerja di rumah majikannya yang pertama tadi, hanya saja ia dibayar berdasarkan jam kerja.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved