Breaking News:

Berita Pangkalpinang

23 Suku dan Etnis di Pangkalpinang Gelar Gotong Royong, Tumbuhkan Rasa Persaudaraan

Sebanyak 23 suku dan etnis yang tergabung ke dalam Forum Pembaruan Kebangsaan atau FPK di Kota Pangkalpinang, menggelar aksi gotong royong

Penulis: Cepi Marlianto | Editor: Khamelia
(Bangkapos.com/Cepi Marlianto)
Sejumlah warga yang tergabung ke dalam Forum Pembaruan Kebangsaan atau FPK Kota Pangkalpinang saat menggelar aksi bakti sosial aksi gotong royong, dengan membersihkan sampah disekitar Sungai Rangkui hingga halaman Masjid Jamik, Kota Pangkalpinang, Jumat (9/12/2022). 

POSBELITUNG.CO – Sebanyak 23 suku dan etnis yang tergabung ke dalam Forum Pembaruan Kebangsaan atau FPK di Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung menggelar aksi bakti sosial.

Bakti sosial berupa aksi gotong royong dilakukan di sekitar Sungai Rangkui hingga halaman Masjid Jamik, Kota Pangkalpinang, Jumat (9/12/2022).

Wakil Ketua FPK Kota Pangkalpinang, Harjodo mengatakan, kegiatan ini dilakukan sebagai upaya mewujudkan kembali semangat gotong-royong, dan kebersamaan masyarakat untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Sekaligus dalam rangka memperkenalkan FKP kepada masyarakat.

“Kegiatan ini sebenarnya pertama untuk memperkenalkan FPK Kota Pangkalpinang, yang selama ini mungkin banyak orang tidak tahu. Sebagai langkah awal kita bekerja sama dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol-Red) mengadakan gotong royong,” kata dia kepada Bangkapos.com.

Harjodo mengungkapkan, melalui kegiatan seperti ini pihaknya ingin menunjukan kepada masyarakat.

Dimana keberadaan FPK memang sangat bermanfaat di tengah masyarakat.

Seperti yang diketahui, FPK merupakan gabungan, perkumpulan dari suku suku yang ada di Pangkalpinang.

Tak hanya itu, dengan aksi gotong royong yang mengusung tema ‘Dengan Semangat Gotong Royong Kita Tingkatkan Persatuan dan Kesatuan Antar Suku Etnis dan Ras di Kota Pangkalpinang’ ini pula, dapat memadukan keberagaman dalam peningkatan dan perluasan persamaan sehingga, serta memperlemah dan memperkecil perbedaan.

“Tujuannya untuk mempersatukan antar suku dan etnis yang ada di Kota Pangkalpinang, sebagai satu kesatuan agar menjaga kota Pangkalpinang tetap aman dan kondusif,” jelas Harjodo.

Oleh karenanya sambung dia, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menjaga rasa persatuan dan kesatuan dalam hidup berbangsa.

Maka dari itu dia mengajak seluruh suku yang ada di Pangkalpinang untuk dapat bergabung dengan FKP.

Sampai saat ini total sudah terdapat 23 suku yang tergabung ke dalam FKP Pangkalpinang.

“Terutama kita sebagai warga Pangkalpinang yang multietnis ini, kita menjaga persatuan dan kesatuan sehingga kota Pangkalpinang menjadi kota yang kondusif,” pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved