TKI
TKI di Malaysia Jadi Kuli Bangunan, Tinggal Berdinding Terpal, Begini Kondisinya
Para TKI yang berprofesi sebagai kuli bangunan di Malaysia ternyata tinggal di dalam gedung yang tengah mereka bangun...
POSBELITUNG.CO -- Melansir dari kanal YouTube Oby Saputra69, terlihat sebuah gedung merah berukuran besar berada di pinggir jalan di Malaysia.
Siapa sangka, bangunan tersebut merupakan hasil kreasi tangan Orang Indonesia.
Ditemani rekannya bernama Ical, pemilik kanal YouTube tersebut dipersilahkan keliling melihat-lihat bangunan yang tengah dalam proses pembangunan tersebut.
Para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang berprofesi sebagai kuli bangunan di Malaysia tersebut ternyata tinggal di dalam gedung yang sedang mereka bangun.
Para pekerja bangunan ini membuat tempat tinggal semi permanen di lantai atas.
Terlihat sangat sederhana lantaran hanya menggunakan kayu seadanya sebagai penopang, serta terpal yang berfungsi sebagai dinding bangunan.
Terdapat banyak bilik atau ruang dengan ukuran yang sama, berjejer menyamping yang digunakan sebagai kamar atau tempat tinggal oleh para pekerja bangunan ini.
Saat diintip ke dalam, ternyata di dalam bilik dihuni oleh banyak orang, tidak hanya para pekerja bangunan saja, istri dan anak para pekerja ini juga tinggal di dalam bangunan sementara itu.
Jika dilihat, tempat tinggal para TKI di dalam bangunan yang tengah mereka bangun itu seperti kos-kosan.
Di ujung terdapat kamar mandi berukuran besar yang dapat menampung banyak orang, ada pula dapur umum dan tempat untuk mencuci piring yang dibuat sangat sederhana.
"Itulah TKI, perjuangan yang sangat luar biasa, perjuangan anak rantau," ujar pemilik kanal YouTube Oby Saputra69 memperlihatkan kondisi tempat tinggal para TKI di Malaysia.
Meski terlihat sangat sederhana, namun semua fasilitas di sana sangat lengkap, bahkan bersih dan layak. Seperti air, airnya jernih dan sangat layak digunakan.
Dapurnya juga terbilang sangat baik, karena luas dan terdapat beberapa kompor gas di dalamnya, dapur tersebut merupakan dapur umum yang dapar digunakan bersama-sama.
Selain itu, di dalam bangunan besar tersebut juga tersedia kantin, tempat para TKI ini beristirahat dan mengisi kosongnya perut setelah penat seharian bekerja.
Kantin tersebut juga dibuat sangat sederhana, hanya dengan papan triplek ala kadarnya, namun terlihat sudah cukup baik.
Di sinilah para TKI yang berprofesi sebagai kuli bangunan tersebut berkumpul dan melepas penat.
Tempat tinggal para TKI ini kerap kali disebut kosing atau asrama TKI, mereka tidak tinggal di rumah, melainkan di sebuah gedung di mana mereka bekerja.
Segala aktivitas di dalam gedung terlihat normal dan biasa-biasa saja, mulai dari aktivitas mencuci, memasak, hingga menjemur pakaian, semua mereka lakukan di dalam gedung tersebut.
Hampir setiap sudut di dalam gedung itu digunakan sebagai tempat tinggal bagi para TKI ini, semua dilakukan demi keluarga yang ada di kampung halaman.
"Beginilah suasana di bangunan super mewah ini dan yang kerja orang Indonesia," jelas Oby Saputra.(Posbelitung.co/Fitri Wahyuni)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20230104-bilik-tempat-tinggal-para-TKI-di-Malaysia.jpg)