TKI

TKI Perempuan Ini Kecantol Pemuda Arab, Enggan Pulang sebelum Sukses

Tahun 2010, Sarahmoza, TKI perempuan asal Jawa Barat ini pertama kali menginjakan kakinya di Arab Saudi...

YouTube Kang Irlan
Zarahmoza bercerita melaluin kanal YouTube Kang Irlan 

POSBELITUNG.CO - Tahun 2010, Sarahmoza, TKI perempuan asal Jawa Barat ini pertama kali menginjakan kakinya di Arab Saudi.

Tujuannya terbang ke luar negeri tersebut adalah ingin lari dari kehidupannya di Indonesia, di mana saat itu ia baru saja bercerai dari suaminya.

Bertekat ingin sukses, Sarahmoza memutuskan untuk bekerja menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di negara penghasil minyak bumi terbesar di dunia tersebut.

Tak memiliki keingian mencari pasangan baru, usai empat tahun bekerja di Arab Saudi, TKI perempuan ini malah bertemu dengan laki-laki Saudi yang kini telah resmi menjadi suaminya.

"Aku tu nggak kepikiran mau nikah, karena berangkat aku sakit hati," kata Sarahmoza bercerita melalui kanal YouTube Kang Irlan.

Diakui Sarahmoza, sejak pertama kali ke Arab Saudi hingga saat ini ia belum pernah kembali lagi ke Indonesia.

Bukan tanpa alasan, TKI perempuan ini memiliki tekat ingin suskes terlebih dahulu, barulah ia ingin pulang.

"Aku nggak mau pulang, soalnya aku otak emak-emak, udah punya anak. Jadi aku mikirnya nggak mau pulang dulu, karena aku niatnya udah dari berangkat juga aku kepengen sukses," ujar Sarahmoza.

"Aku nggak mau pulang sebentar uang habis untuk ongkos pulang , insya Allah pulang nanti kalau udah benar-benar siap," tambah Sarahmoza.

Masa lalu TKI perempuan ini yang dulu pernah disakiti oleh mantan suami, membuat ia terpancing untuk menjadi sosok perempuan hebat dan sukses.

"Dari sakit hati berangkat, aku baru cerai waktu itu langsung kabur. Aku di Indonesia tu nggak sanggup, setelah saya carai itu jadi berubah," jelas Sarahmoza.

Beruntung, kini TKI perempuan bernama Sarahmoza sudah memiliki kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya, ia dipersunting laki-laki asal Arab Saudi.

Kisah awal pertemuan ia dengan sang suami tidaklah mudah. Diakui Sarahmoza, suaminya tersebut merupakan sosok laki-laki yang cuek dan angkuh, ia harus berkali-kali mencoba memulai lebih dulu untuk dapat berkomunikasi.

Namun penolakan sering kali ia terima, hingga akhirnya TKI perempuan ini menyerah dan pasrah dengan tindakan yang dilakukan oleh sang suami.

"Ini orang mahal amat, dia cuek, angkuh, sebelumnya dia sangat angkuh. Tapi setelah satu tahun ada pendekatan, chattingan," jelas Sarahmoza.

Namun terlahan suaminya mulai luluh dan menghubungi Sarahmoza lebih dhulu. Kini TKI perempuan ini menetap di sebuah apartemen mewah yang ada di Arab Saudi.

Meski belum dikaruniai buah hati dari pernikahannya yang kedua ini, namun Sarahmoza nampak bahagia menjalani kesehariannya menjadi seorang istri dari orang Arab.

(Posbelitung.co/Fitri Wahyuni)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved