Berita Pangkalpinang

Penanganan Covid-19 Tak Lagi Dianggarkan Pemprov Babel, Begini Solusi Jika Tiba-tiba Kasus Meningkat

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung misalnya, kini tak menganggarkan lagi dana untuk penanganan Covid-19 pada tahun 2023.

Penulis: Novita CC | Editor: Novita
tribunjogja
Ilustrasi Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Usai status PPKM dicabut, sejumlah pemerintah daerah tak lagi menganggarkan dana untuk penanganan Covid-19. 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Pemerintah pusat telah resmi mencabut status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di seluruh Indonesia pada akhir tahun 2022 lalu.

Usai dicabutnya status PPKM, kini sejumlah pemerintah daerah pun tak lagi menganggarkan alokasi dana untuk penanganan Covid-19.

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung misalnya, kini tak menganggarkan lagi dana untuk penanganan Covid-19 pada tahun 2023.

" Covid-19 secara khusus tidak (anggarannya, red), tapi ketika itu ada perintah dianggarkan bisa menggunakan dana tidak terduga (DTT), tinggal nunggu mandatory," kata Kepala Badan Perencanaan Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Bappeda Babel), Fery Insani, Selasa (17/1/2023).

Dia berharap pandemi Covid-19 segera selesai sehingga anggaran dapat digunakan dengan optimal untuk pembangunan daerah.

"Tapi kalau tiba-tiba ada kasus (peningkatan, red), bisa gunakan dana tak terduga," tambahnya.

Dihubungi terpisah, Sekretaris Percepatan Penanganan Satgas Covid-19 Bangka Belitung Mikron Antariska menyampaikan hal serupa.

Tak ada lagi anggaran untuk Satgas Covid-19 dalam menangani pandemi Covid-19.

Apalagi status pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) telah dicabut.

Setelah pencabutan PPKM, kasus Covid-19 di Bangka Belitung masih melandai.

"Kasus melandai, kita fokuskan percepatan vaksinasi untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

PPKM dicabut maka berbagai kegiatan sudah terlaksana tidak seketat dulu. Untuk prokes, kita kembalikan kepada masyarakat. Apabila keramaian dan berpotensi bahaya sebaiknya kenakan masker," kata Mikron.

Dia menambahkan, ke depannya Satgas Covid-19 akan dibubarkan. Namun saat ini pemerintah sedang mempersiapkan diri untuk menyambut status endemi.

"Kita sedang persiapan untuk endemi, kembali seperti normal, semoga kasus bisa tertekan dan tidak terjadi peningkatan," ucapnya.

Halaman
123
Sumber: Bangka Pos
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved