Berita Belitung

Gaet Investor ke Beltim, DPMPTSPP Utamakan Pelayanan Informasi dan Promosi

Biasanya, setelah semua perhitungan itu clear baru mereka berinvestasi. Untuk itu kami akan menyediakan informasi dan meningkatkan promosi.

Penulis: Sepri Sumartono | Editor: Tedja Pramana
posbelitung.co
Plt Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Perdagangan Belitung Timur, Harli Agusta. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Perdagangan (DPMPTSPP) Kabupaten Belitung Timur (Beltim) mengutamakan pelayanan informasi dan promosi guna menggaet investor untuk menanamkan modalnya di Belitung Timur.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala DPMPTSPP Beltim, Harli Agusta menyampaikan, Kabupaten Beltim harus menyediakan data dan informasi agar bisa mempromosikan semua potensi investasi yang ada, seperti sektor-sektor yang memungkinkan untuk dikembangkan dan berpeluang besar menjadi usaha yang punya prospek baik.

"Kita lihat SDA kita, dan seperti apa peluang pasarnya, kalau sudah ada baru bagaimana cara meningkatkan value-nya, jadi di situ hilirisasi jadinya, yang kita nanti canangkan," kata Harli kepada Posbelitung.co, Rabu (18/1/2023).

Menurut Harli, untuk menggaet investor, yang harus dilakukan tidak hanya sebatas memberikan informasi tentang potensi sumber daya alam (SDA) saja, tapi juga kualitas sumber daya manusia serta peluang mendirikan usaha.

"Misalnya mereka mau menanamkan modal untuk pertambangan, ada ga space untuk pertambangan, kalau untuk berkebun ada ga spacenya, kalau mau usaha hilirisasi mereka ada ga potensinya, misal pasir kuarsa hilirisasinya jadi silika dan kaca," jelasnya.

Kemudian, apabila ruang dan potensi investasi itu sudah ada, maka investor akan menilai juga seperti apa infrastruktur di Belitung Timur ini, seperti akses jalan, ketersediaan air bersih dan energinya.

"Biasanya, setelah semua perhitungan itu clear baru mereka berinvestasi. Untuk itu kami akan menyediakan informasi dan meningkatkan promosi," ujarnya.

Harli Agusta menjelaskan, upaya menggaet investor ini tidak dapat dilakukan sendiri oleh DPMPTSPP saja, tapi membutuhkan sinergi dari dinas terkait seperti Dinas Penataan Ruang yang diharapkan bisa memberikan informasi pemetaan sektor-sektor industri, pertambangan dan perkebunan.

"Tidak hanya informasi dari satu dinas, tapi beberapa dinas lainnya, sehingga kita dapat menjual potensi daerah kita lebih mudah," jelasnya.

Lebih lanjut, Harli menilai potensi daerah Belitung Timur cukup menjanjikan untuk para investor menanamkan modalnya namun ada beberapa upaya yang harus dilakukan pemerintah.

"Pertama kita harus memikirkan pelabuhan keluarnya dulu, kemudian mendorong investasi di hilirisasi, jadi bukan lagi material mentah saja yang dikerjakan," kata Harli Agusta.

Data perkembangan realisasi penanaman modal tahun 2022 di Kabupaten Belitung Timur :

1. Sektor Pertambangan: 42 perusahaan dengan total investasi sebesar Rp382.408.243.672

2. Sektor Perkebunan: 8 perusahaan dengan total investasi sebesar Rp3.628.762.045.848

3. Sektor Perikanan: 2 perusahaan dengan total investasi sebesar Rp1.027.981.640

4. Sektor Perdagangan: 40 perusahaan dengan total investasi sebesar Rp72.712.094.660

5. Sektor Hotel, Restoran dan Jasa lainnya: 18 perusahaan dengan total investasi sebesar Rp36.513.986.364

6. Sektor Industri: 11 perusahaan dengan total investasi sebesar Rp1.747.784.999.911

( Posbelitung.co/Sepri)

Sumber: Pos Belitung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved