Breaking News:

Berita Belitung

APBD Belitung Timur Tahun 2023 Bakal Defisit Rp105 Miliar Lebih, Dapat Ditutupi SILPA di ABT

APBD perubahan yang akan terjadwal sekitar bulan Juni nanti, anggaran pemerintah daerah tidak boleh defisit lagi karena sudah ditutupi oleh Silpa.

Penulis: Sepri Sumartono | Editor: Tedja Pramana
Posbelitung.co/Sepri
Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Belitung Timur. 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Data Badan Pengelola Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Belitung Timur menggambarkan porsi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) akan mengalami defisit anggaran sebesar Rp105.292.378.943 di tahun 2023.

Pada APBD tahun 2023, jumlah pendapatan Kabupaten Belitung Timur diproyeksikan sebesar Rp849.728.406.807 yang berasal dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp111.942.044.206, pendapatan transfer sebesar Rp729.914.902.656 dan Rp7.871.459.945 dari pendapatan lain-lain yang sah.

Kemudian, anggaran belanja yang dibutuhkan untuk tahun 2023 sebesar Rp955.020.785.750 yang terdiri dari belanja operasi sebesar Rp707.994.280.996, belanja modal sebesar Rp135.354.356.876, belanja tidak terduga Rp13.059.789.988 dan Rp98.612.357.890 untuk belanja transfer.

Kepala BPKPD Belitung Timur, Kuspianto mengatakan defisit anggaran tersebut nantinya akan ditutup oleh penerimaan pembiayaan sebesar Rp105.792.378.943 yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) tahun sebelumnya sebesar Rp105.292.378.943 dan Rp500.000.00 dari penerimaan kembali pemberian pinjaman daerah.

"Nanti kita diaudit oleh BPK, setelah diaudit automatis hasil auditan itu terkait dengan Silpa, nah itu yang akan kita anggarkan nantinya," kata Kuspianto, Rabu (25/1/2023).

Kuspianto menyampaikan, pada saat APBD perubahan yang akan terjadwal sekitar bulan Juni nanti, anggaran pemerintah daerah tidak boleh defisit lagi karena sudah ditutupi oleh Silpa.

"Di APBD perubahan tidak boleh lagi defisit, penutupan defisit menggunakan Silpa dilakukan di APBD perubahan. APBD perubahan dimulai di bulan Juni, tinggal semua tahapan itu dibuktikan dan diupload MCPnya ke KPK," jelasnya.

( Posbelitung.co/Sepri)

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved