Berita Belitung

Manfaatkan KUR, Pelaku UMKM Belitung Bisa Tambah Modal Usaha dan Bangun Rumah Produksi

Dengan bunga rendah yang disubsidi pemerintah, KUR kerap dimanfaatkan untuk meningkatkan skala produksi, baik untuk tambahan modal

Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Khamelia
posbelitung.co
Suasana Bazar Mandiri UMKM yang diadakan Gemawira Belitung dan Belitung Timur di Pantai Tanjung Pendam, Rabu (4/1/2023). 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Sejumlah pelaku UMKM Belitung memanfaatkan kredit usaha rakyat (KUR) dalam mengembangkan usaha.

Dengan bunga rendah yang disubsidi pemerintah, KUR kerap dimanfaatkan untuk meningkatkan skala produksi, baik untuk tambahan modal, membangun rumah produksi, maupun membeli peralatan penunjang produksi. 

Pemilik UMKM DKM Aura, Ningsih mengatakan menjadi nasabah yang memanfaatkan KUR pada 2022 lalu. Dari skala usaha rumahan yang digelutinya, akhir 2021 lalu ia dikenalkan dengan KUR. Ia pun menggunakan KUR untuk membeli peralatan produksi. Dari produksi manual, kini dia pun bisa memproduksi dengan skala yang lebih besar. 

"Aku kan sebelumnya belum punya alat mesin yang jelly suntik, kalau ada acara tertentu, pesanan membludak, aku pusing. Makanya aku beli alat untuk produksi dan kulkas," ujarnya, Rabu (25/1/2023). 

Selain membeli peralatan pendukung produksi, dari KUR mikro, Ningsih juga bisa membangun dapur produksi. Semula, untuk memproduksi produk oleh-oleh, ia memanfaatkan dapur pribadinya. Namun alhasil proses produksi kerap terhambat, ditambah ia pun kesulitan saat ada peninjauan proses produksi produk olahannya. 

"Saat itu rumah produksi masih campur dengan dapur biasa, kalau orang kunjungan ribet mau bersihin. Kalau punya rumah produksi lebih nyaman," imbuhnya. 

Menurutnya, KUR memberikan banyak manfaat baginya dalam mengembangkan skala usaha. Dengan begitu, kini ia bisa menjalankan proses produksi dengan lebih mudah dan mampu memproduksi lebih banyak. 

Hal senada juga disampaikan Yanti, pemilik UMKM Rumah Kreasi Ayuk. UMKM yang memproduksi kerajinan dan olahan kuliner ini juga telah memanfaatkan KUR sejak 2020 lalu. Memanfaatkan KUR super mikro, diakuinya proses pengajuan hingga pencairan terbilang cepat. Sehingga dana yang didapat bisa langsung dimanfaatkan untuk tambahan modal. 

"Saat itu kan pertama kali ikut pameran, jadi bisa untuk tambahan modal membeli bahan-bahan produk agar banyak stok," katanya. 

"Alhamdulillah cepat prosesnya, kebetulan ada peninjauan ke rumah, gabungan dari UMKM, bank, dinas terkait, akhirnya ditawari untuk pinjam KUR. Karena memang butuh untuk modal tambahan karena ikut pameran, jadi langsung diproses," ujarnya. 

Yanti juga menyebut, KUR sangat bermanfaat dalam mengembangkan usahanya. Apalagi dengan bunga rendah yang disubsidi pemerintah, dapat menunjang peningkatan produksi.

BRI Salurkan Rp336 Miliar

Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Tanjungpandan menjadi satu di antara perbankan penyalur kredit usaha rakyat (KUR). Sepanjang 2022, perbankan tersebut telah menyalurkan sebanyak Rp336 miliar bagi pelaku usaha di Belitung dan Belitung Timur. 

"Buat KUR mikro sekitar Rp287 milyar, sedangkan KUR kecil sekitar Rp49 miliar, jadi totalnya 336 miliar penyaluran KUR selama 2022 saja," kata Pimpinan Cabang BRI Tanjungpandan Yanri Eka Putra. 

Menurutnya, capaian penyaluran KUR yang dilakukan BRI Cabang Tanjungpandan telah melebihi target. Bahkan total kredit usaha rakyat yang disalurkan menjadi yang tertinggi di Bangka Belitung. 

Di 2023 nanti, kata Eka, penyaluran KUR di BRI bergantung pada kebijakan pemerintah. Namun melihat pelaku UMKM yang ada di Belitung dan Belitung Timur, potensi penyaluran KUR masih terbilang tinggi. 

"Bergantung kebijakan pemerintah, jadi berapa yang ditargetkan kami siap karena potensi untuk pengembangan bisnis UMKM di Belitung sangat besar," ujarnya. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari) 

 

Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved