Serie A Italia

Hasil Serie A Lazio Vs AC Milan, Stefano Pioli Langsung Menurunkan Titah: Diam dan Bekerja!

Hasil 0-4 dari Lazio membuat Pelatih AC Milan, Stefano Pioli langsung memberikan titah kepada para pemainnya.

Tayang:
Editor: M Ismunadi
Tribunnews
Statistik pertandingan Lazio Vs AC Milan dalam pekan ke-19 Serie A di Stadion Olimpico, Roma, Rabu (25/1/2023) dini hari. Milan dicukur Lazio 0-4 dalam pertandingan tersebut. 

POSBELITUNG.CO - Pascadicukur Lazio 4-0 dalam pekan ke-19 Serie A di Stadion Olimpico, Roma, Rabu (25/1/2023) dini hari, pelatih AC Milan, Stefano Pioli memberikan titah kepada para pemainnya.

Pasalnya, performa sang juara bertahan merosot dalam lima laga terakhir.

Rossoneri menelan kekalahan krusial di kurun waktu tersebut.

Kalah telak dari Lazio menjadi kekalahan pertama Rossoneri dalam tujuh laga terakhir di Serie A.

Melengkapi penderitaan mereka yang tak pernah menang dalam lima laga terakhir di berbagai kompetisi.

Setelah disingkirkan Torino 0-1 di ajang Coppa Italia, Rossoneri kemudian dilindas Inter Milan 0-3 di ajang SuperCoppa Italiana, dan kemarin dipermak Lazio empat gol tanpa balas.

Baca juga: Jadwal Copa del Rey Jumat Dini Hari Real Madrid Vs Atletico Madrid, Pesan Ancelotti unuk Vinicius

Milan saat ini telah kebobolan delapan gol dalam tiga pertandingan liga terakhir.

Itu sebanding dengan jumlah kebobolan gol mereka dalam sembilan laga Serie A sebelumnya.

Milan saat ini memang masih di peringkat dua klasemen sementara.

Namun, mereka tertinggal 12 poin di belakang Napoli, dan rawan disalip tiga tim di bawahnya, yakni Lazio, Inter Milan, dan Roma yang hanya bertaut satu poin.

Pioli meyakini sudah waktunya sekarang untuk tak banyak bicara, dan lebih banyak beraksi. "Saat ini ada banyak hal yang tidak berfungsi, mental dan aspek taktis," kata Pioli kepada DAZN.

“Saya di sini untuk berbicara karena saya harus, kita harus diam dan bekerja. Saya juga akan  mencoba untuk berbicara lebih sedikit dan bekerja lebih banyak. Kami harus kembali ke Milanello [tempat latihan Milan] dengan cepat untuk bekerja dan bekerja dengan baik," ujarnya dalam  konferensi pers.

Pioli tahu timnya harus secepatnya menemukan perbaikan pertahanan, jika mereka ingin merebut kembali tampuk kekuasaan dari Napoli.

"Masalahnya saat ini kami tak bisa mendominasi penguasaan bola. Tanpa bola tidak ada  perlindungan dan kami meninggalkan terlalu banyak ruang. Tim harus lebih kompak, fokus, dan kolaboratif. Terus melakukan kesalahan ini berarti menciptakan lebih banyak kesulitan dalam  pertandingan," ujar Pioli.

Musim lalu, Milan bisa jadi juara di antaranya berkat pertahanan yang kuat.

Kemitraan Pierre Kalulu dan Fikayo Tomori, didukung oleh Mike Maignan yang tangguh di gawang, adalah landasan kemenangan gelar yang tak terduga.

Jadi apa yang salah? Maignan mungkin cedera –- sudah berbulan- bulan sekarang -– namun sisa pertahanan Milan masih terdiri dari komponen yang sama seperti tahun lalu.

Ya, melawan Lazio mereka kehilangan Tomori di pertengahan babak pertama, dan Theo Hernandez
yang absen, namun itu hal yang rutin terjadi.

Dalam lima laga tanpa kemenangan di semua kompetisi, Rossoneri telah kebobolan 12 gol. Itu adalah angka yang sangat memprihatinkan.

Itu juga yang harus jadi fokus utama Pioli untuk membalikkan keterpurukan ini.

"Kami harus kembali bermain seperti yang kami tahu dan melakukannya sesegera mungkin," katanya.

Ada secercah harapan setelah kembalinya striker veteran Zlatan Ibrahimovic, yang telah absen sepanjang musim ini karena cedera lutut.

Dia sudah mulai berlatih bersama tim.

Namun, Pioli menegaskan tak ada korelasi antara absennya Ibrahimovic yang lama dengan menurunnya performa tim.

"Terlalu mudah sekarang [untuk menyalahkan cedera Ibrahimovic]. Kami tidak ingin memiliki alasan atau pembenaran," ujarnya.

Dalam duel di Olimpico kemarin, Lazio sudah unggul dua gol di babak pertama lewat sepakan Sergej Milinkovic-Savic pada menit ke-4, dan sontekan Mattia Zaccagni di menit ke-38.

Babak kedua, tuan rumah menegaskan kemenangannya melalui gol Luis Alberto (67'), dan Felipe Anderson (75').

Tambahan tiga poin mengantarkan Lazio naik ke urutan tiga dengan 37 poin, unggul selisih gol dari Inter Milan dan AS Roma yang memiliki poin sama.

Sedangkan Milan tetap di urutan kedua dengan 38 poin.

Pelatih Lazio, Maurizio Sarri mengklaim ini menjadi sebagai penampilan terbaik pasukannya sejak mengasuh klub Ibu Kota Italia itu.

“Itu mungkin penampilan terbaik sejak saya berada di sini. Para pemain tampil sepenuhnya dengan cara yang mengejutkan saya. Jika kita bisa terus konsisten seperti ini, kita sangat layak percaya diri (bertarung dalam perebutan juara, Red)," kata Sarri. (Tribunnews/den)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved