Wisata

Kenali 10 Variasi Donat dari Seluruh Dunia, Ada Bomboloni yang Empuk dan Lumer dari Italia

Kenali 10 Variasi Donat dari Seluruh Dunia : Bánh rán (Vietnam), Bombolone (Italia), Buñuelos (Amerika Selatan), Churros (Spanyol, Meksiko), dll...

Tayang:
Kompas.com
Bomboloni 

POSBELITUNG.CO -- Donat merupakan kudapan manis yang memiliki banyak penggemar, dalam beberapa catatan dan literatur sejarah, disebutkan bahwa donat berasal dari Amerika Utara pada 1870.

John Blandel adalah orang yang memperoleh hak paten dalam cetakan donat pertama dengan lubang di bagian tengah.

Namun, ternyata ada catatan lain yang mengatakan bahwa roti donat berasal dari Belanda. Terlepas daripada itu, donat kini sudah mendunia yang dikenal dengan beragam macam nama.

Sebut saja oliebollen dari Belanda, atau bomboloni dari Italia. Lantas seperti apa variasi donat dari beberapa tempat di dunia?

Berikut ulasannya seperti yang dikutip dari Travel Earth.

1. Balushahi (India, Pakistan, Nepal)

Balushahi mirip dengan donat dengan glaze, kudapan ini sangat populer di India Utara serta di negara tetangga Pakistan dan Nepal

Adonan ini dibuat dengan bahan dasar yoghurt dan digoreng dengan ghee (mentega).

Penyajian balushahi kemudian direndam dalam sirup, bagian tengahnya yang lembab, manis, dan bagian luar yang kaya akan tekstur.

2. Bánh rán (Vietnam)

Bánh rán adalah bola nasi ketan yang digoreng, hidangan dari Vietnam utara. Dalam bahasa Vietnam, bánh adalah kategori makanan seperti kue, pai, dan kue kering, sedangkan rán berarti gorengan.

Kulit luar Bánh rán terbuat dari tepung beras ketan yang dilumuri dengan biji wijen putih dengan isian pasta kacang hijau manis beraroma melati.

Jika di Indonesia, Bánh rán mirip gemblong, ada yang menyebut Banh Ran ini sebagai dorayakinya Vietnam.

3. Beignet (Prancis, AS)

Beignet merupakan sebutan bagi kue goreng asal Prancis berbentuk kotak serupa bantal. Sajian ini mirip dengan donat, karena sama-sama diolah menggunakan adonan tepung dan ragi ataupun pastri choux.

Beignet memiliki tekstur yang lebih lembut dan ringan, bagian dalam kue ini cenderung kosong dan terkadang lebih berongga.

Beignet berwarna cokelat keemasan, biasanya ditaburi dengan gula manisan, paling enak dinikmati dengan secangkir kopi panas.

4. Berliners (Jerman)

Berliner adalah jenis donat khas Jerman, dikenal sebagai bismarcks, adonan bundar yang diisi dengan krim, selai, atau cokelat dan ditaburi gula manis.

Donat yang berisi jeli ini merupakan kue yang terkenal dan khas festival di Jerman.

Berliners sering dijadikan makanan untuk prank, di mana isinya diganti dengan mustard pedas.

5. Bombolone (Italia)

Bombolone (atau bomboloni) merupakan donat tanpa lubang yang di dalamnya berisi filling seperti cokelat leleh, keju yang dicairkan, dan aneka jenis selai lainnya. 

Donat isi ini berasal dari Italia, cenderung dijadikan sebagai hidangan pencuci mulut dan camilan oleh masyarakat setempat.

Sama seperti varian donat lainnya, membuat bomboloni tidaklah sulit. Anda membutuhkan bahan-bahan seperti tepung berprotein tinggi, garam, gula pasir, kuning telur, air dingin, margarin, ragi, dan filling berupa selai cokelat, custard, atau keju.

6. Buñuelos (Amerika Selatan)

Buñuelos adalah salah satu roti  yang populer di Eropa. Kudapan ini nikmat disantap hangat bersama keluarga saat menikmati liburan.

Roti goreng yang manis ini bentuknya bulat sebesar bola golf, proses pembuatannya terbilang mudah, mirip dengan donat.

Adonan roti manis ini bisa diberi bumbu rempah kemudian diberi isian selai, cokelat, keju, manisan buah atau yang lain.

7. Churros (Spanyol, Meksiko)

Churros merupakan donat asal Spanyol, sekarang ini mudah untuk menemukan churros di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.

Adonan churros ditaburi kayu manis dan gula setelah digoreng, dan bisa juga diisi dengan selai atau dulce de leche.

Beberapa resep churros di Indonesia dimodifikasi dengan memberikan isian cokelat leleh atau selai coklat didalamnya. 

8. Faschingskrapfen (Austria)

Faschingskrapfen mirip dengan Berliner, kudapan lezat asal Austria ini merupakan adonan bola goreng bundar yang berisi selai atau custard.

Faschingskrapfen diterjemahkan secara harfiah menjadi "kue karnaval kecil", dan kerap disajikan selama Hari St. Joseph.

9. French Cruller (Prancis)

Cruller adalah kue kering goreng yang dapat ditemukan di seluruh Eropa. Camilan ini menyerupai donat yang dibuat menggunakan adonan kulit kue sus (choux pastry).

Adonan ini dibentuk cincin seperti donat kemudian digoreng dan diberi topping atau glaze layaknya donat.

Cruller Prancis dikenal memiliki teksturnya yang ringan, biasanya disajikan dengan diberi glasir gula sederhana di atasnya.

10. Jalebi (Asia Selatan dan Timur Tengah)

Jalebi adalah suguhan manis yang populer di seluruh Asia Selatan, khususnya India. Camilan ini terbuat dari adonan tepung yang digoreng dan kemudian direndam dalam gula dan sirup kunyit.

Metode ini akan mempertahankan tekstur bagian dalam yang berair sekaligus bagian luar yang renyah.

Di India Utara, jalebi sering dimakan dengan rabri, hidangan susu kental manis.

(Posbelitung.co/Fitri Wahyuni)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved