Berita Belitung Timur
Desa Wisata Bukulimau Belitung Timur Dapat Kucuran Anggaran Rp2,084 Miliar
Destinasi yang disajikan oleh desa-desa ini beraneka ragam ada wisata alam biasa, wisata alam buatan dan wisata sejarah pertambangan timah.
POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Sesuai arahan Kemenparekraf RI dalam rangka pelaksanaan anugrah desa wisata Indonesia setiap tahun, Kabupaten Belitung Timur (Beltim) sudah memiliki 18 desa wisata.
Desa-desa wisata tersebut di antaranya Desa Baru, Desa Mekar Jaya, Desa Lalang, Desa Kelubi, Desa Burungmandi, Desa Sukamandi, Desa Mayang, Desa Buding, Desa Senyubuk, Desa Lenggang, Desa Limbongan, Desa Simpangpesak, Desa Dukong, Desa Tanjungkelumpang, Desa Balok, Desa Buku Limau dan Desa Selingsing.
Destinasi yang disajikan oleh desa-desa ini beraneka ragam ada wisata alam biasa, wisata alam buatan dan wisata sejarah pertambangan timah serta kampung reklamasi.
Akses jalan menuju ke destinasi-destinasi wisata yang ada di desa dinilai oleh Disbudpar Beltim sudah cukup baik untuk dilalui oleh wisatawan yang mau berkumpul.
"Aksesibilitas jalan di Burungmandi sudah bagus, ke Pantai Kualatambak mungkin di tahun 2024 ini akan dilakukan peningkatan jalan pengaspalan kembali karena banyak lubang," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur Evi Nardi, Senin (13/2).
Baca juga: Transaksi Qris Desember 2022 Rp20,2 Miliar, Masyarakat Babel Cenderung Transaksi Tunai
Lalu fasilitas umum yang ada di beberapa destinasi wisata di Kabupaten Belitung Timur rata-rata sudah lengkap, seperti toilet umum yang paling sering ditanyakan oleh wisatawan yang berkunjung.
Besaran anggaran guna pengelolaan dan pengembangan destinasi wisata Beltim tahun 2023 senilai Rp2,084 miliar yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) fisik .
Dana ini diperuntukkan satu lokasi prioritas sesuai petunjuk Bapenas yaitu di Desa Wisata Bukulimau. (w6)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/belitung/foto/bank/originals/20220220-lokasi-penanaman-mangrove.jpg)