USAID Kolektif Sosialisasikan Program Konservasi Laut di Suak Gual dan Tanjung Rusa

tim USAID Kolektif akan bekerja selama lima tahun kedepan untuk mengupayakan pengelolaan kawasan konservasi (KK) secara efektif di Perairan Belitung..

ist/ kkp
Tim USAID Kolektif Bersama Kelompok Pembudidaya Karya Bahari meninjau KJA Ikan Kerapu 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG -- Tim USAID Kolektif secara khusus mengunjungi Kampung Nelayan Maju (Kalaju) Desa Suak Gual dan Desa Tanjung Rusa, Membalong, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ( Babel ), Kamis (16/02/2023).

Adapun kunjungan tersebut dilakukan untuk mensosialisasikan Program USAID konservasi laut efektif (Kolektif) yang bertujuan untuk mengupayakan pengelolaan kawasan konservasi laut efektif di Perairan Belitung.

Seperti diketahui, seluas 391,820 hektar wilayah perairan Pulau Belitung menjadi target kawasan program USAID Kolektif yang bertujuan untuk memperkuat perlindungan keanekaragaman hayati laut dengan meningkatkan efektivitas pengelolaan Kawasan Konservasi (KK).

Adapun Desa Suak Gual menjadi lokasi zona inti penangkapan dan Tanjung Rusa merupakan desa dengan kawasan zona budidaya pada kawasan konservasi Pulau Belitung.

Koordinator Perencanaan dan Pendanaan Luar Negeri, Sekretariat Jenderal KKP Benny Khairuddin mengaku senang melihat potensi perikanan yang ada di Desa Tanjung Rusa.

Benny menjelaskan tim USAID Kolektif akan bekerja selama lima tahun kedepan untuk mengupayakan pengelolaan kawasan konservasi (KK) secara efektif di Perairan Belitung.

Baca juga: 391,820 Hektare Wilayah Perairan Pulau Belitung Jadi Target Kawasan Program USAID Kolektif

Baca juga: 15 Orang di Belitung Terjaring Razia di Malam Valentine, Prostitusi Online Hingga Ada Kondom Bekas

Baca juga: La Nyalla Kalah di Pemilihan Ketua Umum PSSI 2023-2027: Ini yang Terbaik Menurut Allah

"Oleh karena itu mewakili Kementerian Kelautan dan Perikanan ia berharap masyarakat dapat mendukung dan berpartisipasi penuh dalam pelaksanaan program ini," ujar Benny saat berdialog dengan kelompok pembudidaya ikan Tanjung Rusa.

Dalam kesempatan yang sama chief of Party (CoP) Program Kolektif, Wawan Ridwan menyebutkan Tim USAID Kolektif selanjutnya akan bekerja berkolaborasi bersama masyarakat setempat dan pemerintah daerah untuk mengelola kawasan konservasi yang ada di Pulau Belitung.

Tim USAID Kolektif bersama Kelompok Pembudidaya Kerapu Desa Tanjung Rusa Usai Sosialisasi Program Konservasi Laut Efektif
Tim USAID Kolektif bersama Kelompok Pembudidaya Kerapu Desa Tanjung Rusa Usai Sosialisasi Program Konservasi Laut Efektif (ist/ kkp)

Ia juga mengatakan, akan mendorong kelembagaan di kawasan konservasi, memberikan pelatihan untuk meningkatkan keterampilan baik nelayan dan pembudidaya juga mencari model pembiayaan berkelanjutan untuk kawasan konservasi di Pulau Belitung.

"Intinya adalah bagaimana keberadaan kawasan konservasi ini bisa bermanfaat membawa keberkahan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, nanti kita akan sama sama bekerja dan belajar bersama," ucap Wawan.

Dalam rangkaian kunjungan lapangan ke Kawasan Konservasi Belitung, Tim USAID Kolektif bersama Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bangka Belitung mengunjungi kelompok wanita nelayan pengolah abon ikan dan kerupuk serta mengunjungi Batik Ecoprint De Gual yang dikerjakan oleh istri para nelayan Desa Suak Gual.

Selain itu, juga mengunjungi Keramba Jaring Apung (KJA) milik kelompok pembudidaya Karya Bahari Desa Tanjung Rusa dan Mangrove Park Desa Juru Seberang menjadi objek lokasi peninjauan USAID Kolektif.

Baca juga: Nama-nama Calon Ketum, Waketum dan Exco PSSI Periode 2023-2027

Baca juga: 20 Anak TPA di Belitung Timur Dilecehkan, Diduga Dilakukan Pedagang Siomay, Aksinya Pakai Pentol

Tim USAID Kolektif Bersama Kelompok Pembudidaya Karya Bahari meninjau KJA Ikan Kerapu
Tim USAID Kolektif Bersama Kelompok Pembudidaya Karya Bahari meninjau KJA Ikan Kerapu (ist/ kkp)

(*)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved