Berita Belitung

Ratusan Pelajar Pulau Belitung Ikut Turnamen E-sport, Antusias Peserta Luar Biasa

Sebanyak 180 pelajar yang berasal dari 34 tim SMA/SMK mengikuti turnamen yang berlangsung selama tiga hari ini.

|
Penulis: Adelina Nurmalitasari | Editor: Novita
Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari
Pelajar SMA/SMK di Belitung ikut turnamen e-sport tingkat pelajar di SMK Negeri 3 Tanjungpandan, Rabu (22/2/2023 

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - SMK Negeri 3 Tanjungpandan mengadakan turnamen e-sport Mobile Legends tingkat pelajar se-Pulau Belitung, Rabu (22/2/2023).

Sebanyak 180 pelajar yang berasal dari 34 tim SMA/SMK mengikuti turnamen yang berlangsung selama tiga hari ini.

Ketua Ketua Panitia Turnamen Event Esport SMK Negeri 3 Tanjungpandan, Pranajaya, mengatakan turnamen ini menjadi wadah para pelajar yang gemar bermain game online Mobile Legends untuk berprestasi.

"Untuk turnamen game online tingkat sekolah, ini bisa dibilang pertama kalinya di Pulau Belitung, karena kami juga menjaring potensi atlet pelajar yang skill-nya di atas rata-rata," kata dia.

Dalam turnamen e-sport ini, setiap tim akan saling bertanding dalam grup yang akan bermain dengan durasi tujuh jam di hari pertama.

Setelah babak penyisihan grup, tim dari berbagai sekolah ini pun akan memperebutkan juara dengan hadiah berupa piala, medali, piagam, hingga uang tunai.

Prana menyebut, antusiasme peserta yang mengikuti turnamen tersebut terbilang luar biasa.

Setiap sekolah SMA/SMK pun mengirim perwakilan, hingga tiga hari setelah pendaftaran dibuka pun lebih dari 25 tim telah memastikan ikut dalam turnamen e-sport.

Bukan sekadar bermain, pemain yang potensial bakal berkesempatan menjadi atlet e-sport Belitung yang akan dibimbing oleh E-sport Indonesia (ESI) Belitung. 

Selain gelaran turnamen e-sport, sekolah pariwisata tersebut juga mengadakan bazar kewirausahaan.

Kepala SMK Negeri 3 Tanjungpandan, Abdul Albar, berharap turnamen e-sport dapat menjadi event tahunan. Apalagi game online Mobile Legends menjadi bagian cabang olahraga e-sport sehingga dapat menjadi peluang untuk berprestasi.

Ia menyebut, arah pergerakan digitalisasi yang begitu cepat, diharapkannya agar para siswa mampu beradaptasi dengan pergerakan tren saat ini.

"Di saat yang sama, kami juga mengadakan event P5 atau program penguatan profil pelajar Pancasila melalui bazar memunculkan jiwa wirausaha. Melalui bazar ini, kami juga didukung oleh Dinas KUMKM yang meminjamkan tenda bagi para siswa berjualan," tuturnya. (Posbelitung.co/Adelina Nurmalitasari)

Sumber: Pos Belitung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved