Berita Bangka Tengah

Tiap Kecamatan di Bangka Tengah Bakal Ada Puskeswan

Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menargetkan pembangunan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) untuk setiap kecamatan.

Penulis: Ajie Gusti Prabowo |
Dok/DKPP Kabupaten Belitung
ILUSTRASI Suasana vaksinasi rabies di puskeswan, Desa Buluhtumbang, Tanjungpandan, Jumat (1/10/2021). 

POSBELITUNG.CO, BANGKA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menargetkan pembangunan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) untuk setiap kecamatan. Bangka Tengah merupakan Kabupaten yang saat ini terdiri dari enam kecamatan yakni Koba, Lubuk Besar, Namang, Pangkalan Baru, Simpang Katis dan Sungai Selan.

Namun sayangnya, belum semua kecamatan memiliki fasilitas Puskeswan. Padahal, Puskeswan dinilai penting sebagai tempat untuk melaksanakan kesehatan hewan dan kesiagaan darurat dalam menghadapi wabah/penyakit pada hewan.

Dokter Hewan pada Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Bangka Tengah, drh Riyanto mengatakan, saat ini Bangka Tengah baru mempunyai tiga Puskeswan. "Kita baru memiliki tiga Puskeswan yakni Puskeswan Lubuk Besar, Puskeswan Sungaiselan dan Puskeswan Pangkalanbaru," ungkap Riyanto, Jumat (24/2).

Menurutnya, jumlah tersebut masih kurang sehingga ditargetkan agar ke depannya kecamatan lain seperti Koba, Namang dan Simpang Katis juga segera dibangun Puskeswan. Riyanto berujar, untuk tiga Puskeswan yang dimiliki Bangka Tengah saat ini masih terus aktif dan menerima pelayanan hewan berukuran kecil maupun besar. "Setiap Puskeswan kita juga ada dokter hewan yang bertugas di sana," ujarnya.

Diakuinya, khusus pelayanan kesehatan untuk hewan kecil seperti anjing, kucing, ayam, burung, kura-kura dan lain-lain hanya dilakukan mengikuti jadwal praktik yakni, dua kali dalam seminggu. Hal itu dilakukan karena setiap Puskeswan yang dimiliki oleh Bangka Tengah memiliki jadwal praktik tersendiri dan berbeda-beda.

"Untuk pelayanan kesehatan yang dilakukan itu seperti pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan, pemberian vitamin, pemeriksaan kebuntingan dengan USG, inseminasi buatan dan lain-lain," jelasnya.

Sementara untuk hewan-hewan berukuran besar yang tidak memungkinkan untuk dibawa ke Puskeswan, pihaknya membuka pelayanan on call. "Jadi tinggal hubungi saja nomor Puskeswan terdekat dan petugas kami yang akan datang ke lokasi (kandang-red)," ujarnya. (u2)

Sumber: Bangka Pos
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved