Profil Tokoh

Biodata Prof Dr Ir Asep Saefuddin MSc, Kiai Visioner Besarkan Indonesia Lewat Ilmu yang Dimiliki

Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA merupakan kiai yang visioner, Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia Periode 2021-2025

istimewa
Prof Dr Ir Asep Saefuddin M.ScRektor Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) periode 2021-2025. (Ist) 

POSBELITUNG.CO -- Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Prof Dr Ir Asep Saefuddin MSc telah mewisuda 603 wisudawan/wisudawati dari berbagai program studi yang terdiri dari 567 lulusan program sarjana dan 36 lulusan Program Magister, 106 di antaranya lulus dalam predikat cumlaude di Jakarta akhir, pekan lalu.

Ia mengingatkan alumni UAI agar mampu bersaing dan turut berkembang dengan terus membangun kreatifitas serta peduli terhadap civitas akademika sebagai almamater yang akan terus bergerak dalam membangun manusia unggul, kreatif, dan driver pembangunan.

"Tunjukkan pada dunia bahwa dengan ilmu yang kalian miliki, Indonesia akan menjadi bangsa yang besar," kata Asep.

Ia juga mengingatkan ada tujuh elemen dasar yang kita miliki akan menggapai dunia melalui kekuatan teknologi terkini, membangun platform bisnis, menguasai bahasa untuk menuju penguasaan dunia, dan peningkatan nilai diri.

Juga mampu bekerja sama untuk mendapatkan hasil yang lebih baik dan bermakna, mampu menginspirasikan siapapun dan menjadi pemimpin perjalanan menuju masa depan.

"Alumni harus mampu keluar dari berbagai krisis dengan mengubah permasalahan menjadi kesempatan dan terpenting adalah mampu menerapkan nilai-nilai keislaman dalam berbagai kegiatan dalam peradaban manusia," katanya, seperti dikutip pada Laman Tribunnews.com.

Siapa Sebenarnya Asep Saefuddin ?

Sebelumnya, Yayasan Pesantren Islam Al Azhar (YPIA) resmi melantik Prof Dr Ir Asep Saefuddin MSc sebagai Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) periode 2021-2025, Senin (11/10/2021) lalu.

Acara pelantikan dilaksanakan di Aula Buya Hamka, Masjid Agung Al Azhar, Jakarta, secara hybrid yakni perpaduan daring dan luring.

Acara digelar secara daring mengakses via aplikasi zoom meeting dan live Youtube, sementara yang hadir secara luring hanyalah terbatas Pimpinan YPIA, Pimpinan UAI, beberapa Rektor dari PTNBH dan PTS di LLDIKTI Wilayah III. Mereka menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Semoga dengan adanya proses pelantikan ini kedepannya UAI dapat terus mengembangkan imtaq dan iptek untuk dunia masa depan, serta adanya kolaborasi dan kerja sama antar kampus. Selalu melakukan pola sharing, caring, dan giving sehingga menjadi insan yang berguna," ujar Guru Besar Hukum Tata Negara Prof Jimly Asshiddiqie, selaku Ketua Pembina YPIA, Senin (11/10/2021) lalu.

Sebelum diadakannya pelantikan, pemilihan Rektor UAI dilaksanakan melalui beberapa tahap salah satunya ialah pemilihan secara terbuka oleh anggota senat Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI) yang ditayangkan melalui Youtube UAI.

Dalam pelantikan ini hadir anggota Senat Universitas hingga jajaran pengurus Yayasan Pesantren Islam Al Azhar (YPIA).

Acara dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran yang dibawakan oleh Ustaz H. Agus Nurqowwim, SQ, MPd.I. yang dilanjut pada pembacaan doa oleh Muhammad Yudi Ali Akbar, SSos.I, MSi.

Prosesi pelantikan dimulai setelah adanya pembacaan surat keterangan (SK) oleh Drs S Imam Suwaji, MSi dan dilanjutkan penyerahan SK dari Drs H Sobirin HS kepada Prof Dr Ir Asep Saefuddin, MSc.

Acara dilanjutkan pada pembacaan dan penandatanganan Ikrar oleh Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia.

Ketua Umum YPIA Drs H Sobirin turut menyampaikan selamat serta ucapan terima kasih atas usaha keras yang dilakukan rektor terpilih terkait capaian prestasi yang telah diraih.

Sementara Ketua LLDIKTI III, Prof Dr Agus Setyo Budi, MSc menyampaikan sambutannya kepada mitra-mitra Universitas Al-Azhar Indonesia seperti Fujian Normal University (FNU), Ketua Forum Rektor Indonesia, Rektor IPB University, dan Menteri BUMN/ Dirut Pupuk Indonesia.

"Semoga dengan terlaksana pelantikan ini semakin mendorong perubahan pendidikan dan teknologi pengadaptasian di lingkungan Universitas Al-Azhar Indonesia, serta dapat menciptakan generasi penerus bangsa yang kaya akan pengetahuan dan informasi di masa yang akan datang," tegasnya.

Versi Tribunners/Citizen Journalism

Menurut  KH Imam Jazuli, Lc, MA, dikutip pada Laman Tribunners (Tribunnews.com) disebutkan, Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA merupakan kiai yang visioner.

Prof Dr KH Asep Saifuddin Chalim, MA adalah sosok Kiai NU yang kharismatik.

Ia adalah pendiri sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah, baik di Surabaya maupun Amanatul Ummah Pacet yang fenomenal itu.

Kiai Asep membangun pondok yang begitu megah, sekolah unggulan dan universitas. 

Ia juga  perintis Sekolah Gratis Hikmatul Amanah di Desa Bendungan Jati bagi 1.000 anak dari sekitar desa itu. Kemudian ratusan  beasiswa juga diberikan setiap tahunnya kepada kader-kader NU.

Selain itu, Kiai Asep juga menghidupkan kembali Persatuan Guru Nahdladul Ulama (Pergunu) sebagai Badan Otonom (Banom) NU  yang puluhan tahun mati suri.

Ia juga memberikan beasiswa pula kepada para guru anggotanya. Tidak sampai 10 tahun berdiri, santrinya lebih dari 10,000, dengan jumlah guru dan dosennya sekitar 800 orang.

Kiai Asep, dalam banyak kesempatan juga  mengatakan bahwa, tidak ada cara lain yang paling efektif untuk mengembalikan zaman keemasan Islam seperti pada pemerintahan Harun ar Rasyid dan khalifah Al Makmun pada Dinasti Abbasiyah, selain  dendgan cara meningkatkan kualitas pendidikan.

Pada masa itu Islam sedang ada pada masa Golden Age, itu dijadikan sebagai  pertanda kemajuan ilmu pengetahuan di dunia. 

Beruntunglah Pesantren Amanatul Ummat punya pengasuh seperti Kiai Asep. Latar belakangnya pendidikannhya komplit, meskipun anak seorang kiai besar dan dikenal sebagai satu di antara pendiri NU, nyatanya KH Abdul Chalim mempersilahkan anak sulungnya ini mengenyam pendidikan umum.

Keberhasilan Kiai Asep dalam banyak bidang, terutama bidang pendidikan dan pesantren, selain tentu karena kegigihan dan  keuletannya, syahdan karena 'sawab" sang ayah.  (Posbelitung.co/*/Tribunnews.com/Eko Sutriyanto/Vincentius Jyestha)
 
 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved